>>> Bank Mandiri Raup Laba Bersih Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

Waspadai Penurunan Kemampuan Fungsional

Perubahan kemampuan fungsional tubuh dalam menyelesaikan aktivitas sehari-hari menjadi alarm lain yang patut diwaspadai.

Seseorang yang awalnya kuat menaiki tangga bisa tiba-tiba cepat lelah atau sesak napas saat melakukan hal serupa.

"Yang harus diwaspadai adalah perubahan dari fungsional," tutur dr. Febtusia. Ia mencontohkan kondisi ketika seseorang merasakan penurunan stamina drastis dari kebiasaan rutinnya.

Kondisi mual, muntah, hingga mudah kehabisan napas saat berbicara menjadi indikasi yang harus mendapatkan perhatian medis serius.

Penyebab Perbedaan Gejala

Perbedaan keluhan ini dipengaruhi oleh kondisi anatomis pembuluh darah jantung yang tidak sama pada setiap individu.

Gangguan aliran darah pada sebagian perempuan melibatkan pembuluh darah yang berukuran lebih kecil.

Data American Heart Association (AHA) 2025 menunjukkan bahwa penyakit jantung pada laki-laki lebih sering dipicu penyumbatan arteri koroner utama (obstructive CAD).

Sebaliknya, perempuan lebih rentan mengalami microvascular disease, gangguan pada pembuluh darah kecil percabangan arteri koroner.

Hal ini menyebabkan tanda yang muncul menjadi lebih samar dan sulit terdeteksi pada pemeriksaan awal. "Kita butuh tools, tidak bisa serta-merta mendiagnosis hanya berdasarkan penerawangan," kata dr. Febtusia.

Pemeriksaan kesehatan (MCU) secara berkala sangat dianjurkan untuk mendeteksi risiko dini, terutama bagi pemilik faktor risiko seperti hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, dan perokok.

>>> Jadwal Lengkap Upacara Pembukaan Piala Dunia 2026 di Tiga Negara

"Jangan lupa di-MCU, cari treadmill test untuk screening awal penyakit jantung koroner," pungkasnya.