PANI Targetkan Hotel Hilton Beroperasi pada Akhir 2027
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menargetkan Hotel Hilton yang sedang dibangun di kawasan Pantai Indah Kapuk dapat beroperasi pada akhir tahun 2027.
Hotel setinggi 20 lantai dengan kapasitas 271 kamar ini diproyeksikan menjadi salah satu mesin pertumbuhan baru bagi pendapatan berulang perusahaan.
>>> Kebijakan Ekspor Satu Pintu Dinilai Hambat Investasi Hilir Batu Bara
Direktur PANI, Yohanes, mengatakan bahwa hotel tersebut akan menjadi penyumbang utama untuk memperkuat recurring income perusahaan ke depannya.
Manajemen memastikan fokus bisnis tahun ini didistribusikan secara berimbang pada tiga lini utama, yaitu residensial, komersial, dan pengembangan kawasan industri.
Masing-masing segmen memiliki karakteristik dan basis pelanggan spesifik, sehingga strategi perusahaan adalah menjaga keseimbangan penjualan sambil menyesuaikan dengan kondisi pasar.
Target marketing sales emiten properti ini ditetapkan sebesar Rp 4,3 triliun yang bersumber dari portofolio rumah, ruko, rukan, hingga kavling komersial.
PANI juga mengandalkan kontribusi dari proyek residensial terbaru bernama Ubud at Pasir Putih Residence yang didanai penuh menggunakan kas internal.
>>> Kemenkes Bantah Tudingan Peresmian RSUD Lampung Hanya Seremonial
Proyek tersebut diproyeksikan menyumbang marketing sales hingga Rp 400 miliar jika seluruh 74 unit hunian habis terjual.
Ekspansi bisnis korporasi juga didorong oleh pemanfaatan fasilitas Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang mulai beroperasi sejak kuartal IV-2025.
Corporate Secretary PANI, Christy Grassela, mengatakan bahwa PANI memiliki 87% saham di PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) yang mengelola NICE.
Sepanjang tahun ini, NICE dikonfirmasi menjadi lokasi bagi 46 perhelatan berskala besar, termasuk konser Westlife dan Java Jazz Festival.
Pertumbuhan operasional ini sejalan dengan lonjakan kinerja keuangan PANI, di mana pendapatan melesat 82% secara tahunan menjadi Rp 1,1 triliun.
>>> IHSG Anjlok 1,91 Persen ke 5.789, Tertekan Data Ritel dan Konflik Iran
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga melonjak signifikan menjadi Rp 578,3 miliar, dibandingkan Rp 49,5 miliar pada kuartal I-2025.
Update Terbaru
Olah TKP Klinik Kebayoran Baru, Polisi Amankan Bantal Biru dan Sepeda Motor
Senin / 27-07-2026, 01:22 WIB
Pengemudi Tabrak Peserta Parade LGBT di Berlin, 1 Tewas dan 16 Luka
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
PDIP Sejalan dengan Prabowo dalam Bela Negara dan Kepentingan Nasional
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
Kasus Ijazah Jokowi Jadi Pemicu Kaesang Maju ke DPR?
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
KonoSuba Season 4 Rilis Visual Baru, Ganti Studio, Tayang 2027
Senin / 27-07-2026, 01:07 WIB
Wanita 73 Tahun Gugat Startup Robot Pengantar Setelah Ditabrak dan Dilindas
Senin / 27-07-2026, 01:01 WIB
Cavaliers dan Warriors Incar Mario Hezonja Usai Gagal Dapatkan LeBron James
Senin / 27-07-2026, 01:00 WIB
Julia Roberts Hadiri Pernikahan Emma Roberts di Idaho dengan Gaun Polka Dot
Senin / 27-07-2026, 01:00 WIB
Josh Allen Siap Hadapi Musim NFL 2026 Usai Capai Pencapaian Gemilang
Senin / 27-07-2026, 00:56 WIB
Tigers Hadapi Royals di Final Seri Comerica Park, Valdez Jadi Andalan
Senin / 27-07-2026, 00:56 WIB
Andruw Jones Resmi Masuk Baseball Hall of Fame di Tahun Kesembilan
Senin / 27-07-2026, 00:56 WIB
Mantan Linebacker Colts Daniel Adongo Dideportasi ICE
Senin / 27-07-2026, 00:56 WIB
Debut Pahit Shin Tae-yong di Persija, Gol Bunuh Diri Radovan Pankov Bawa Persebaya Menang
Senin / 27-07-2026, 00:49 WIB
Vegetarian Lebih Sulit Capai Usia 100 Tahun? Ini Faktanya
Senin / 27-07-2026, 00:49 WIB







