Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp1,34 triliun untuk tahun anggaran 2027.

Usulan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

>>> Cara Nonton Piala Dunia 2026 di Smart TV via MAXStream TV

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa pagu indikatif awal yang ditetapkan untuk 2027 belum mencukupi.

Berdasarkan Surat Bersama Pagu Indikatif per 7 Mei 2026, anggaran Kemenkop saat ini dipatok Rp542,88 miliar.

"Mengingat besarnya tantangan dan luasnya cakupan program, kami mengusulkan tambahan anggaran Rp1,34 triliun. Total pagu anggaran setelah usulan menjadi Rp1,88 triliun," ujar Ferry.

Tambahan dana tersebut dialokasikan untuk program perkoperasian sebesar Rp1,11 triliun dan dukungan manajemen Rp228,37 miliar.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat operasionalisasi lebih dari 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

>>> Javier Aguirre Siapkan Timnas Meksiko Jelang Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Ferry menambahkan, pagu indikatif yang ada belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan Kemenkop dalam menjalankan amanat program prioritas nasional.

Dukungan legislator sangat dinantikan agar target pembangunan dan penguatan kelembagaan berjalan maksimal.

Fokus pengalokasian dana mencakup pembenahan SDM, peningkatan kapasitas usaha, regulasi, pengawasan internal, hingga komunikasi publik.

"Harapan kami seluruh pihak dapat terus berkolaborasi agar program presiden, khususnya Koperasi Desa Merah Putih, berjalan efektif," terang Ferry.

Sebagai informasi, realisasi pagu anggaran Kemenkop untuk tahun 2026 tercatat Rp385,04 miliar per 10 Juni 2026.

>>> OIKN Ajukan Tambahan Anggaran Rp3,2 Triliun untuk IKN Tahap Dua

Angka tersebut setara dengan 44,12% dari total pagu anggaran tahun 2026 sebesar Rp872,68 miliar.