PT Jawa Satu Power (JSP) kembali mengoperasikan dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa Satu secara penuh.

Langkah ini diambil untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

>>> Cara Cek Bansos BPNT Juni 2026 Lewat HP, Aplikasi dan Website

Pembangkit berkapasitas 1.760 MW ini terintegrasi dalam sistem interkoneksi Jamali 500 kV. Seluruh pengaturan beban dilakukan secara terpusat oleh PLN melalui Pusat Pengatur Beban (P2B).

Direktur Utama PT Jawa Satu Power Dwi Murray menyatakan bahwa keandalan operasional menjadi prioritas utama perusahaan.

"Saat ini PLTGU Jawa Satu beroperasi dengan baik dan siap mendukung kebutuhan sistem sesuai pengaturan pembebanan yang ditetapkan PLN," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

Pemeliharaan Unit 1 berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal. Hal ini menunjukkan kesiapan dan dedikasi tim dalam menjaga pasokan listrik bagi masyarakat.

>>> Rupiah Melemah ke Rp 17.963 per Dolar AS pada 11 Juni 2026

JSP secara konsisten menerapkan program pemeliharaan berkala sesuai standar operasional dan praktik terbaik industri. Perusahaan juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan PLN dan pemangku kepentingan lainnya.

PLTGU Jawa Satu merupakan salah satu PLTGU terbesar di Asia dengan teknologi combined cycle generasi terkini. Teknologi ini dirancang untuk menghasilkan listrik secara efisien, tangguh, dan ramah lingkungan.

Dwi Murray menambahkan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan kinerja operasional yang andal.

>>> IHSG Anjlok 1,91% ke 5.789 pada Sesi I, Aksi Ambil Untung dan Sentimen Global Jadi Pemicu

"Dengan dukungan teknologi dan sumber daya manusia yang kompeten, kami berkomitmen memberikan kontribusi optimal bagi ketahanan energi nasional," pungkasnya.