Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026 Secara Online dan Offline
Skrining riwayat kesehatan BPJS Kesehatan 2026 membantu peserta JKN melakukan deteksi dini risiko penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, jantung, dan gangguan ginjal.
Proses ini bisa dilakukan secara online melalui website atau aplikasi Mobile JKN, maupun offline di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
>>> Pelawak Haji Bolot Jalani Perawatan di Rumah Sakit, Andre Taulany Minta Doa
Skrining Lewat Website
Kunjungi laman skrining BPJS Kesehatan, lalu masukkan NIK atau nomor kartu BPJS.
Isi tanggal lahir dan kode captcha, klik “Cari Peserta”, lalu pilih “Setuju”.
Lengkapi data diri seperti tinggi badan, berat badan, pendidikan, nomor telepon, dan kontak keluarga.
Jawab seluruh pertanyaan terkait riwayat kesehatan, lalu klik “Simpan” untuk menyelesaikan proses.
Pengisian data yang akurat sangat penting agar hasil analisis risiko sesuai kondisi kesehatan peserta.
Skrining Lewat Aplikasi Mobile JKN
Unduh aplikasi Mobile JKN di Play Store atau App Store, lalu login menggunakan akun terdaftar.
Pilih menu “Lainnya”, klik “Skrining Riwayat Kesehatan”, lalu pilih peserta yang akan diperiksa.
>>> Atasi Quarter-Life Crisis, Lulusan Muda Perlu Ubah Cara Pandang Karier
Setujui persyaratan layanan, isi data kesehatan secara lengkap, dan jawab semua pertanyaan sesuai kondisi sebenarnya.
Hasil skrining akan muncul secara otomatis setelah proses selesai.
Skrining Offline di FKTP
Bagi peserta yang tidak bisa mengakses layanan online, skrining dapat dilakukan langsung di FKTP.
Datang ke Puskesmas terdaftar, klinik pratama mitra BPJS, atau dokter keluarga dengan membawa e-KTP atau kartu BPJS Kesehatan.
Petugas akan membantu proses pengisian skrining dan melakukan pemeriksaan awal jika diperlukan.
Skrining riwayat kesehatan ini dapat dilakukan satu kali dalam setahun oleh peserta JKN berusia 15 tahun ke atas.
>>> Amalkan Doa Nabi Musa AS agar Lancar Berbicara saat Ujian Lisan
Jika hasil analisis menunjukkan risiko tertentu, peserta akan diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan terdaftar.
Update Terbaru
Kementan Musnahkan 312 Ton Pakan Ternak Impor Brasil yang Tercemar Babi
Minggu / 26-07-2026, 22:28 WIB
Layar Cover Lebih Berguna, Samsung Galaxy Z Flip 8 Siap Saingi Apple
Minggu / 26-07-2026, 22:28 WIB
Cukup Duduk dan Angkat Tumit 5 Menit, Gula Darah Bisa Turun Drastis
Minggu / 26-07-2026, 22:28 WIB
AS Dukung Hak Pakistan untuk Bela Diri Setelah Serangan Udara di Afghanistan
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB
Restoran Apung The Dive di Danau Winnipesaukee Ludes Terbakar
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB
Jay-Z dan Beyoncé Bergoyang di Konser Lauryn Hill di Hamptons
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB
Rekaman 911 Ungkap Momen Mencekam Sebelum Influencer dan Suami Ditemukan Tewas
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Eks Timnas U-19 Fatchu Rochman Resmi Perkuat Kendal Tornado FC
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Kemenangan Perdana Port FC di Piala Presiden 2026 Jadi Modal Berharga
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Pelatih Toiran Ungkap Fisik Pemain Jadi Penyebab Timnas Voli Gagal di SEA V Cup 2026
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz Usai Tabrak Ranjau Laut
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Ayu Ting Ting Sukses Goyang Penonton dengan Alamat Palsu
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
GROTESQQQUE Jadi 'Makanan Penutup' Sutradara Berkat Kebebasan Kreatif dari CloverWorks
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Capcom Sebut Remake Resident Evil Sama Pentingnya dengan Game Utama
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB







