Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps membela keputusannya menempatkan Kylian Mbappe sebagai penyerang tengah menjelang Piala Dunia 2026.

Kritik muncul setelah Mbappe gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun, termasuk saat Prancis menang 3-1 atas Irlandia Utara pada laga uji coba terakhir.

>>> Rupiah Melemah ke Rp17.933 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis

Deschamps menanggapi dengan sindiran tajam.

"Saya pasti bodoh, dan pasti ada banyak pelatih yang tidak becus yang pernah memainkan Mbappé di posisi penyerang tengah di tim-tim yang pernah dibelanya," ujarnya kepada The Guardian.

Mantan kapten Timnas Prancis itu menegaskan bahwa posisi penyerang tengah bukanlah hal baru bagi pemain berusia 27 tahun tersebut.

>>> Pemko Medan Kerahkan Lima Armada Damkarmat untuk Atasi Krisis Air di Polonia

"Dia kan sudah bermain sebagai penyerang tengah selama tiga tahun," katanya.

Berdasarkan data Transfermarkt, performa Mbappe sebagai penyerang tengah impresif: 28 gol dan 16 assist dari 43 penampilan.

Secara keseluruhan, ia mengoleksi 56 gol dan 40 assist dari 98 caps bersama Prancis.

>>> Studi: Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kanker Hati

Piala Dunia 2026 akan digelar di Bentley. Deschamps tetap percaya pada kemampuan Mbappe di posisi yang dianggapnya paling tepat.