Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT 2026 Secara Digital
Pengecekan Lewat Aplikasi Seluler
Kemensos juga menyediakan aplikasi "Cek Bansos" untuk memberikan opsi pelayanan yang lebih praktis lewat telepon genggam. Platform ini mempermudah pelacakan status tanpa harus datang ke pusat layanan.
Berikut adalah cara penggunaan aplikasinya: Unduh dan pasang aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store. Buka aplikasi dan pilih menu cek bansos.
Tuliskan 16 digit NIK sesuai dengan KTP Anda. Tunggu hingga sistem memunculkan informasi status kepesertaan.
Tahapan Jadwal Pencairan Bansos 2026
Distribusi bansos tahun 2026 dibagi ke dalam empat periode sepanjang tahun. Mekanisme ini diterapkan untuk menjamin kelancaran, transparansi, dan keteraturan penyaluran sesuai pembaruan data.
Berikut adalah rincian jadwal lengkapnya: Tahap 1 (Januari–Maret 2026): Distribusi awal tahun bagi penerima yang telah lolos verifikasi sistem.
Tahap 2 (April–Juni 2026): Penyaluran triwulan kedua yang dilaksanakan secara bertahap ke seluruh wilayah.
Tahap 3 (Juli–September 2026): Pencairan setelah fase evaluasi dan pembaruan data berkala. Tahap 4 (Oktober–Desember 2026): Distribusi fase akhir menjelang penutupan tahun anggaran.
Rincian Besaran Nominal Bantuan
Nominal bansos yang diberikan bervariasi karena disesuaikan dengan klaster kebutuhan penerima manfaat. Kebijakan ini bertujuan mendukung pemenuhan kebutuhan pokok dan kesejahteraan setiap kategori keluarga.
Berikut adalah rincian indeks bantuan berdasarkan komponen penerima: Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT): Rp200.000 per bulan atau total Rp600.000 untuk setiap tahap pencairan.
Ibu hamil: Rp750.000 per tahap. Anak usia dini: Rp750.000 per tahap.
Siswa Sekolah Dasar (SD): Rp225.000 per tahap. Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP): Rp375.000 per tahap.
Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA): Rp500.000 per tahap. Lansia: Rp600.000 per tahap.
>>> Apindo Dorong Eksportir Gunakan Skema Mata Uang Lokal
Penyandang disabilitas: Rp600.000 per tahap.
Update Terbaru
Putri Widhiasari Ikuti Program Sosial dan Edukasi Lingkungan di Ciwidey
Kamis / 11-06-2026, 13:08 WIB
PANI Targetkan Hotel Hilton Beroperasi pada Akhir 2027
Kamis / 11-06-2026, 13:08 WIB
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Dinilai Hambat Investasi Hilir Batu Bara
Kamis / 11-06-2026, 13:08 WIB
Akio Toyoda Khawatir Industri Otomotif Terlalu Fokus pada Mobil Listrik
Kamis / 11-06-2026, 13:07 WIB
Kemenkes Bantah Tudingan Peresmian RSUD Lampung Hanya Seremonial
Kamis / 11-06-2026, 13:07 WIB
IHSG Anjlok 1,91 Persen ke 5.789, Tertekan Data Ritel dan Konflik Iran
Kamis / 11-06-2026, 13:06 WIB
Akurasi Tembakan OG Anunoby Antar New York Knicks Ungguli Spurs
Kamis / 11-06-2026, 13:04 WIB
Pengiriman Chipset Smartphone Global Turun 8 Persen Akibat Krisis Memori
Kamis / 11-06-2026, 13:04 WIB
OG Anunoby Pahlawan Kemenangan Dramatis Knicks di Final NBA
Kamis / 11-06-2026, 13:04 WIB
IHSG Menguat ke 5.902, BBCA Jadi Motor Utama
Kamis / 11-06-2026, 13:02 WIB
Kedutaan Besar AS Rilis Peringatan Perjalanan ke Meksiko Jelang Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 13:02 WIB
Pemerintah Buka Rekrutmen 30 Ribu Manajer Koperasi Desa, Gaji di Atas UMR?
Kamis / 11-06-2026, 13:02 WIB
Krisis BBM Melanda Rusia Akibat Serangan Drone Ukraina
Kamis / 11-06-2026, 13:01 WIB
Kenali Ciri HP Disadap dan Fungsi Kode Dial yang Sering Disalahartikan
Kamis / 11-06-2026, 13:01 WIB






