Posisi Jude Bellingham di timnas Inggris menjelang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Gelandang Real Madrid itu diperkirakan hanya akan menjadi pemain pelapis di skuad Tiga Singa.

Situasi ini memicu kekhawatiran dari mantan bek Inggris, Jamie Carragher. Ia menilai status Bellingham yang tidak menjadi pilihan utama berpotensi menimbulkan persoalan di dalam tim.

>>> Banjir Mengancam Komponen Baterai Mobil Listrik, Ini Kata Ahli

Manajer Inggris, Thomas Tuchel, sejauh ini lebih memilih mengandalkan Morgan Rogers untuk mengisi posisi nomor 10.

Gelandang Aston Villa itu menunjukkan performa impresif sepanjang musim lalu dengan 14 gol dan 12 asis di berbagai kompetisi.

Penampilan apik pemain berusia 23 tahun itu juga sukses membawa Aston Villa meraih gelar juara Liga Europa. Sebaliknya, performa Bellingham justru cenderung meredup bersama Real Madrid.

Bellingham melewati musim yang sulit akibat cedera bahu serta hamstring.

Meski masih menyumbang delapan gol dan lima asis, ia kehilangan peran vitalnya dalam musim buruk Real Madrid yang berakhir tanpa trofi.

Kendati demikian, nama besar Bellingham dinilai tetap memiliki pengaruh kuat.

>>> Kemenag Usulkan Anggaran Rp9,6 Triliun untuk Guru Agama pada 2027

Hal ini dikhawatirkan dapat memicu ketegangan di internal timnas Inggris, sehingga Tuchel harus mengantisipasi tekanan media terkait status sang pemain.

"Saya rasa Jude Bellingham tidak akan memulai laga pertama. Akan mengejutkan kalau dia starter.

Dia tak menjalani musim yang bagus, dia mengalami cedera, tapi akan sangat menarik untuk melihat itu seiring turnamen berjalan," ujar Carragher di Sky Sports.

"Dinamika itu, antara Thomas Tuchel dan Jude Bellingham, apakah dia masuk ke tim dan, kalau dia tidak masuk, apa yang terjadi?

Itu akan mendominasi siaran sepanjang musim panas."

"Saya cuma merasa dia (Tuchel) tak akan mencopot Rogers ketika dia sudah menjadi andalannya di tim Inggris ini, dia menuntaskan musim dengan bagus banget dan mencetak gol di final kompetisi Eropa.

>>> PCMB Jawa Barat Diperpanjang hingga 11 Juni 2026

Sejujurnya, situasi ini bisa meletup di Piala Dunia. Tergantung bagaimana mereka berdua menanganinya, Tuchel dan Bellingham."