Kekhawatiran pemilik kendaraan listrik terhadap keamanan baterai saat menghadapi genangan air atau banjir mendapat tanggapan dari ahli teknisi otomotif.

Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, menyatakan bahwa genangan setinggi roda masih aman dilalui.

>>> Kemenag Usulkan Anggaran Rp9,6 Triliun untuk Guru Agama pada 2027

"Kalau cuman lewat genangan yang masih se-ban mobil masih aman-aman saja," ujar Yogig.

Risiko Saat Terendam Lama

Masalah baru muncul jika mobil listrik terendam banjir dalam waktu lama hingga melebihi batas roda.

Tekanan air yang terus-menerus dapat memaksa air masuk ke dalam sistem proteksi baterai melalui soket konektor atau seal penutup.

"Tapi kalau kerendam lama seharian dan kerendamnya air di atas roda, ini membuat adanya tekanan air dan bisa masuk ke dalam baterai lewat soket-soket atau seal penutup cover batre," jelas Yogig.

>>> PCMB Jawa Barat Diperpanjang hingga 11 Juni 2026

Soket konektor menjadi bagian paling rentan karena memiliki seal kecil yang mudah jebol akibat tekanan air.

Ancaman kerusakan permanen, korosi, dan penurunan performa baterai semakin tinggi jika air merendam hingga hampir menyentuh atap mobil.

Dampak buruk sering tidak langsung terlihat, melainkan baru muncul beberapa bulan kemudian.

>>> Aparat Meksiko Perketat Pengamanan Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026

Pemilik kendaraan listrik diimbau segera melakukan pemeriksaan menyeluruh pada sistem kelistrikan setelah banjir untuk menjaga umur pakai baterai.