Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis pada pembukaan perdagangan sesi pertama, Kamis (11/6/2026).

Indeks turun 3,11 poin atau 0,05 persen ke level 5.899,26.

>>> 5 Pria Positif Monkeypox Usai Kunjungi Sauna Khusus Gay di Hong Kong

Sepanjang sesi awal, IHSG bergerak fluktuatif dalam rentang 5.898 hingga 5.926.

Data RTI mencatat volume perdagangan mencapai 1,07 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 678,35 miliar dari 90.716 kali frekuensi.

Sebanyak 331 saham menguat, 131 saham melemah, dan 202 saham stagnan. Sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan antara 9 persen hingga 32 persen dan masuk jajaran top gainers.

Saham PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) memimpin penguatan 25 persen ke Rp 1.300, menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

>>> ANTM Bagikan Dividen Rp5,04 Triliun Usai Cetak Rekor Laba

Emiten lain yang menguat adalah PT Multitrend Indo Tbk (BABY) naik 32,28 persen ke Rp 250, PT First Media Tbk (KBLV) melesat 25,84 persen ke Rp 112, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) meningkat 17,17 persen ke Rp 116, dan PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) tumbuh 9,65 persen ke Rp 125.

Pelemahan IHSG sejalan dengan bursa regional Asia yang mayoritas jatuh. Indeks Nikkei 225 merosot 2,73 persen dan Kospi anjlok 4,2 persen.

Riset Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG berada pada rentang support 5.840 dan resistance 5.967. Pola teknikal candle terakhir menunjukkan formasi two white soldier.

“Namun demikian, kenaikan harga minyak akibat naiknya eskalasi perang Iran, sehingga IHSG hari ini akan mengalami pelemahan,” tulis Reliance Sekuritas.

>>> Pemerintah Temukan Penyelewengan Fasilitas PPh Final UMKM Lewat Pemisahan Perusahaan

Pihak sekuritas merekomendasikan saham BREN, BULL, EXCL, dan GGRM untuk diperhatikan pelaku pasar.