PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Jumlah tersebut setara 70 persen dari laba bersih tahun buku 2025.

>>> Pemerintah Temukan Penyelewengan Fasilitas PPh Final UMKM Lewat Pemisahan Perusahaan

Sisa laba bersih Rp2,16 triliun atau 30 persen ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk memperkuat fundamental bisnis dan mendanai proyek strategis.

Keputusan ini didorong oleh pencapaian kinerja keuangan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Pendapatan ANTM mencapai Rp84,64 triliun, tumbuh 22 persen secara tahunan.

Laba bersih tahun berjalan melonjak 106 persen menjadi Rp7,92 triliun dibandingkan capaian tahun 2024.

Pertumbuhan ini berkat optimalisasi portofolio komoditas dan efisiensi biaya di tengah volatilitas harga komoditas global.

Proyek Hilirisasi dan Percepatan Ekosistem Baterai

Perusahaan terus mempercepat proyek hilirisasi terintegrasi demi mendukung agenda pembangunan nasional.

>>> IHSG Menguat ke Level 5.913 Saat Bursa Asia Melemah

RUPST 2025 juga menetapkan penugasan strategis pemerintah untuk mempercepat ekosistem baterai kendaraan listrik nasional bersama PT Industri Baterai Indonesia dan HYD Investment Limited.

Direktur Utama ANTM Untung Budiharto mengatakan capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis dan efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin.

"Kami berkomitmen mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Manajemen memastikan akan terus mengintegrasikan prinsip tata kelola ESG ke dalam strategi korporasi demi pertumbuhan jangka panjang.

Melalui proyek strategis terintegrasi, ANTM tidak hanya meningkatkan nilai tambah tetapi juga mendukung kemandirian industri nasional.

>>> Peran Generasi Muda dalam Menghadapi Perubahan Iklim

Agenda RUPST diakhiri dengan perombakan susunan pengurus. Aryanto Wibowo diangkat sebagai Komisaris dan I Dewa Wirantaya sebagai Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir.