Rincian mengenai komoditas yang masuk cakupan kebijakan, sistem pelaporan, hingga hubungan kerja antara DSI dan eksportir masih menunggu penjelasan lebih lanjut.

Karena itu, investor maupun pelaku usaha disarankan untuk tidak langsung mengambil skenario terburuk terhadap prospek emiten batubara, sawit, dan ferro alloy.

Fokus utama saat ini adalah mencermati detail implementasi yang sedang disusun pemerintah.

“PP ini baru kerangka besar. Dampak akhirnya akan sangat ditentukan oleh aturan teknis.

Yang perlu dilakukan pelaku pasar adalah mencermati detail implementasi, bukan langsung mengambil skenario paling buruk,” katanya.

Menurutnya, jika diterapkan secara hati-hati dan transparan, kebijakan tersebut berpotensi memperkuat monitoring devisa hasil ekspor, meningkatkan transparansi perdagangan komoditas strategis, serta menekan praktik under invoicing yang selama ini menjadi perhatian pemerintah.

>>> Portugal Kalahkan Nigeria 2-1 dalam Uji Coba, Ronaldo Gagal Cetak Gol

“Kuncinya ada pada komunikasi dan aturan teknis. Semakin jelas mekanisme DSI, semakin kecil ruang spekulasi negatif di pasar,” katanya.