Target ini mencerminkan kenaikan 12,09% dari sasaran tahun sebelumnya yang dipatok Rp1,24 triliun.

Pencapaian target tersebut akan ditopang oleh rencana pengolahan tandan buah segar (TBS) sebanyak 336.400 ton sepanjang tahun depan.

Hingga akhir 2026, produksi CPO diproyeksikan 73.292 ton dan PK 15.031 ton.

PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan rencana pembelian kembali saham dengan alokasi dana maksimal Rp8 triliun.

Pembiayaan aksi korporasi ini sepenuhnya bersumber dari kas internal perusahaan yang tercatat Rp49,05 triliun pada kuartal I-2026.

Rencana strategis ini akan dibawa ke RUPSLB pada 17 Juli 2026. Jika disetujui, eksekusi buyback dijadwalkan berlangsung dari 20 Juli 2026 sampai 16 Juli 2027.

Transformasi Bisnis FORU

PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) bersiap mengeksekusi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I).

Perusahaan bakal menerbitkan saham baru sebanyak 219,48 miliar lembar dengan harga pelaksanaan Rp126 per saham.

Dana yang bisa dihimpun mencapai Rp27,65 triliun.

Sekitar 76,81% dana akan dialokasikan untuk mengambil alih 49% saham Borneo Prima milik IMR Asia Holding Pte Ltd senilai Rp21,24 triliun lewat skema inbreng.

Bersamaan dengan agenda ini, FORU akan merombak total kegiatan usaha utamanya dari sektor media dan percetakan menjadi perusahaan holding.

>>> IHSG Berpeluang Menguji Level Psikologis 6.000 pada Kamis Ini

Seluruh rangkaian aksi korporasi ini menanti persetujuan RUPSLB pada 16 Juli 2026.