Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan strategi khusus untuk menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat dan berkelanjutan.

Langkah strategis ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Rabu (10/6/2026).

>>> Iran Tutup Selat Hormuz Setelah Serangan AS, Picu Ketegangan Global

Kesehatan anggaran negara akan ditempuh melalui optimalisasi pendapatan, penguatan kualitas belanja, serta pengelolaan defisit secara inovatif.

"APBN harus dijaga tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan melalui upaya optimalisasi pendapatan negara dengan tetap menjaga iklim investasi, penguatan kualitas belanja, serta mengelola pengendalian defisit secara inovatif, prudent, dan berkelanjutan," kata Purbaya.

Optimalisasi Pendapatan dan Belanja

Optimalisasi pendapatan negara diupayakan melalui peningkatan tax compliance dan tax base dengan memanfaatkan efektivitas coretax.

Pemerintah juga memaksimalkan pengelolaan sumber daya alam serta pemberian insentif fiskal terukur untuk memacu investasi.

>>> Kasus Korupsi Badan Gizi Nasional Jadi Alarm Evaluasi Tata Kelola Program

Pada sektor pengeluaran, kebijakan belanja diarahkan pada strategi pro growth dan pro welfare guna mendukung Program Kerja Prioritas Nasional.

Upaya ini dibarengi dengan refocusing belanja serta harmonisasi hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Kementerian Keuangan mendorong pembiayaan inovatif dengan menjaga tingkat defisit dan utang pada batas aman.

>>> Bank BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPTI dan PPBP Angkatan 2027

Antisipasi ketidakpastian dilakukan lewat pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih serta mendorong skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha bersama Danantara.