Perawatan baterai kendaraan listrik memerlukan teknik khusus agar komponen tersebut lebih awet. Hal ini disampaikan oleh Alfian, pemilik bengkel motor listrik AD Service Solo.

Menurut Alfian, baterai jenis Sealed Lead Acid (SLA) yang biasa digunakan pada sepeda dan motor listrik membutuhkan perhatian ekstra saat pengisian daya.

>>> Lebih dari 18.000 Pengemudi Ditilang karena Menerobos Bus Sekolah di New York

Pengguna dilarang mengoperasikan kendaraan hingga daya habis total.

Jadwal Pengecasan Rutin

Alfian menyarankan baterai SLA dicas setidaknya satu minggu sekali. Proses pengecasan tidak boleh dilakukan nonstop hingga penuh.

Ia menjelaskan, setelah dicas selama tiga hingga empat jam, colokan harus dicabut meski baterai belum penuh. Pengecasan bisa dilanjutkan setelah baterai didiamkan beberapa saat.

Rata-rata waktu pengecasan penuh adalah delapan jam. Sebelum dicas kembali, disarankan menunggu 30 menit agar suhu baterai turun.

>>> Prabowo Cerita Pengalaman Pakai Maung Garuda Limousine: Bocor hingga Getaran

Alfian juga mengingatkan agar tidak langsung mengecas setelah kendaraan selesai digunakan. "Kalau habis dipakai jangan langsung dicas.

Tunggu dulu supaya suhu baterai turun," ujarnya.

Motor Listrik Modern Lebih Praktis

Untuk motor listrik keluaran terbaru, sistem pengisian daya lebih mudah berkat fitur Battery Management System (BMS) dan auto cut-off.

"Charging-nya juga sudah ada auto cut-off, jadi relatif lebih aman," kata Alfian.

>>> Ford Bantah Rumor Bronco Raptor R, Wrangler 392 Tetap Rajanya Off-Road

Meski demikian, ia menekankan pentingnya mengikuti prosedur pengisian daya dari pabrikan. Kepatuhan terhadap aturan pabrik bertujuan menjaga kondisi sel baterai agar tidak cepat rusak dan performanya tetap optimal.