Penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) di Indonesia pada Mei 2026 tercatat sebanyak 9.290 unit. Angka ini melambat dibandingkan April 2026 yang mencapai 14.815 unit.

Meskipun melambat, pasar kendaraan listrik dinilai tetap prospektif dan menjadi motor pertumbuhan industri otomotif nasional.

>>> 5 Kopi Khas Indonesia Unik yang Wajib Dicoba Saat Berwisata

Jaecoo J5 BEV Kukuh di Puncak

Jaecoo J5 BEV berhasil mempertahankan posisinya sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia dengan distribusi 2.943 unit. Angka ini jauh unggul dari para pesaing terdekat.

Kejutan datang dari Geely EX2 yang langsung melesat ke posisi kedua dengan penjualan 1.395 unit. Model listrik ringkas ini sukses mengungguli merek-merek besar lainnya.

Peringkat ketiga ditempati Wuling Eksion EV dengan 535 unit, disusul MG 5S EV (354 unit) dan Geely EX5 (292 unit) di posisi keempat dan kelima.

BYD Terdepak dari Lima Besar

Menariknya, tidak ada satu pun model BYD yang masuk dalam jajaran lima besar pada Mei 2026.

>>> Nasib 21.801 Motor Listrik BGN Usai Dadan Hindayana Dipecat

Padahal pada April 2026, BYD M6 dan BYD Sealion 07 menjadi pemain utama dengan penjualan masing-masing 2.472 unit dan 1.617 unit.

Pada Mei 2026, BYD Sealion menjadi model terlaris bagi merek tersebut dengan 258 unit, turun sekitar 84 persen dari bulan sebelumnya.

BYD M6 hanya mendistribusikan 197 unit, anjlok 92 persen dibandingkan April 2026.

>>> Harga Emas Perhiasan di Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas 11 Juni 2026 Stabil

Sementara itu, produsen China lainnya justru memperkuat posisi. Chery J6 mencatat penjualan 237 unit, sedangkan Xpeng G6 sebanyak 232 unit.