Mereka mengunjungi sebuah restoran.

"Orang-orang yang ada di tempat tersebut pada waktu itu, waktu makan di Awang Kitchen di New York City adalah ada nama Ariel Noah, ada nama Desta, dan Gading Martin.

Waktu itu mereka mengunjungi Awang Kitchen, satu restoran populer di New York, Amerika Serikat," tutur dia seperti dikutip Selasa (9/6).

Hotman menyayangkan opini publik yang berkembang secara liar. Ia menegaskan kliennya tidak memiliki peran aktif dalam sindikat dugaan korupsi impor kargo tersebut.

"Tapi, kok tiba-tiba nama Raffi Ahmad oleh para oknum yang tidak suka, malah dia diviralkan, diviralkan, dibuat nistaan bahwa seolah-olah Rafi Ahmad terlibat dalam skandal, skandal impor Blueray cargo, ya, Blueray cargo yang melibatkan oknum Bea dan Cukai," sambung Hotman.

Pihak kuasa hukum menjadwalkan konferensi pers resmi di Jakarta untuk memberikan penjelasan menyeluruh.

"Ketemu hari Kamis jam 02.00 siang di tempat yang akan ditentukan, Hotman dan Raffi Ahmad akan melakukan konferensi pers di Jakarta," ucap Hotman.

Raffi Ahmad secara personal membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak ada aliran dana atau penerimaan barang ilegal yang melibatkannya.

"Oh ya, sudah biasa. Saya pernah dibawa nama pencucian uanglah, inilah.

Tapi yang pasti kalau ini, saya tidak pernah ada transaksi dan tidak pernah memesan, menerima pun nggak," kata Raffi seperti dikutip dari detik.

com.

Pihaknya menyerahkan seluruh mekanisme penjelasan hukum lanjutan kepada tim pengacara pada agenda temu media hari Kamis.

>>> Revitalisasi Sekolah Kemendikdasmen Dongkrak Minat Calon Siswa Baru

"Tapi nanti lebih jelasnya lagi, saya udah hubungi Bang Hotman untuk kita pendampingan hukum. Nanti lebih jelasnya lagi hari Kamis, kita preskon biar terjabarkan semuanya," lanjut Raffi Ahmad.