NASA sendiri berencana membangun pangkalan permanen yang dilengkapi reaktor nuklir sebagai pemasok energi di masa depan.

Strategi dan Teknologi China di Kutub Bulan

Dalam menjalankan perburuan ini, wahana Chang'e-7 dilengkapi dengan sederet instrumen ilmiah mutakhir.

Fasilitas tersebut meliputi kamera pemetaan resolusi tinggi, sensor inframerah spektrum lebar, serta kamera hyperspectral untuk membedah material permukaan.

China juga menyertakan alat seismograf guna mendeteksi gempa Bulan beserta kamera topografi untuk menganalisis medan pendaratan.

Kawah Shackleton menjadi salah satu titik yang diduga kuat menjadi lokasi mendarat wahana tersebut.

Keunggulan Chang'e-7 terletak pada kemampuannya berpindah tempat untuk memburu cahaya matahari demi mengisi daya robot penjelajah.

Langkah ini mengantisipasi kondisi ekstrem kutub selatan Bulan yang didominasi kegelapan abadi.

Setelah mendarat, wahana ini akan melakukan pengeboran untuk memeriksa sampel tanah dan mendeteksi jejak es air.

>>> HP di Bawah Rp5 Jutaan untuk Kreator TikTok, Tiga Pilihan Ini Patut Masuk Daftar

Misi ini menuntut akurasi pendaratan tinggi hingga radius 100 meter di tengah medan Bulan yang ekstrem.