PTPN III Gandeng KPK Perkuat Sistem Pengawasan Antikorupsi
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) selaku Holding Perkebunan Nusantara resmi bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan pengaduan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.
Perjanjian ditandatangani di Jakarta pada Rabu (10/6/2026) oleh Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, dan Deputi Bidang Informasi dan Data KPK, Eko Marjono.
>>> Airtel Tambah 2.900 Situs 5G Baru di Wilayah Upper North India
Penandatanganan disaksikan jajaran direksi serta pimpinan anak perusahaan PTPN Group.
Memperkuat Tata Kelola Perusahaan
Denaldy Mulino Mauna menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG).
Langkah ini juga mendukung agenda strategis nasional, terutama program hilirisasi yang melibatkan banyak komoditas dan pemangku kepentingan.
"Kami telah bekerja sama dengan berbagai aparat penegak hukum, seperti Kepolisian, Kejaksaan, dan KPK. Dengan kerja sama ini, kami semakin yakin dalam melangkah," ujar Denaldy.
>>> OJK Catat Klaim Industri Penjaminan Naik 17,45% Jadi Rp2,75 Triliun
Sinergi kedua belah pihak mencakup penguatan regulasi, pengelolaan pengaduan, penanganan kasus, hingga integrasi data untuk memperkuat pengawasan organisasi.
Denaldy berharap kolaborasi ini berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi PTPN Group serta berkontribusi pada pemberantasan korupsi di Indonesia.
Pihak KPK menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan wujud komitmen bersama membangun sistem organisasi yang bersih, akuntabel, dan berintegritas tinggi.
>>> Studi: 17,6 Persen Situs Baru Sepenuhnya Buatan AI
"Pemberantasan korupsi tidak dapat dilakukan secara sektoral, tetapi membutuhkan sinergi erat dari seluruh pihak untuk membangun budaya integritas," ujar Eko Marjono.
Update Terbaru
Survei Adidaya Institute: 68,2% Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran
Rabu / 10-06-2026, 17:00 WIB
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026, Cepat Dingin dan Hemat Listrik
Rabu / 10-06-2026, 16:56 WIB
Thomas Tuchel Bantah Status Inggris Sebagai Favorit Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 16:56 WIB
Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Dinilai Positif bagi APBN
Rabu / 10-06-2026, 16:56 WIB
Jadwal Imunisasi Influenza Anak untuk Cegah Komplikasi Serius
Rabu / 10-06-2026, 16:56 WIB
Hongqi G919: SUV Off-Road China dengan Tiga Diff Lock dan Tenaga 831 HP
Rabu / 10-06-2026, 16:55 WIB
Menkes Siapkan Ahli Gizi Dukung Langkah Baru Badan Gizi Nasional
Rabu / 10-06-2026, 16:55 WIB
Steven Spielberg Rilis Film Disclosure Day Bertema Alien
Rabu / 10-06-2026, 16:55 WIB
Harga Minyak Dunia Melemah Dipicu Kekhawatiran Suku Bunga AS
Rabu / 10-06-2026, 16:53 WIB
Hati-Hati, Makanan Ini Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Mulut
Rabu / 10-06-2026, 16:53 WIB
AS Masukkan BYD dan Perusahaan China ke Daftar Hitam Militer
Rabu / 10-06-2026, 16:52 WIB
Samsung Suntik Dana 175 Juta Dolar AS ke Element Biosciences
Rabu / 10-06-2026, 16:52 WIB
AS Masukkan BYD dan Perusahaan China ke Daftar Hitam karena Tuduhan Dukung Militer
Rabu / 10-06-2026, 16:52 WIB
Bapanas Ajukan Anggaran Rp17,84 Triliun untuk Program Pangan 2027
Rabu / 10-06-2026, 16:52 WIB






