OJK Catat Klaim Industri Penjaminan Naik 17,45% Jadi Rp2,75 Triliun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan nilai klaim industri penjaminan sebesar 17,45 persen hingga mencapai Rp2,75 triliun per April 2026.
Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) mengungkapkan bahwa kenaikan ini dipicu oleh dampak lagging effect dari penyaluran kredit pada periode 2024 hingga 2025.
>>> Studi: 17,6 Persen Situs Baru Sepenuhnya Buatan AI
Sekretaris Jenderal Asippindo Agus Supriadi menjelaskan bahwa pembayaran klaim pada April 2026 berasal dari pinjaman yang mengalir ke debitur sekitar 12 hingga 18 bulan sebelumnya.
"Periode tersebut bertepatan dengan pengetatan likuiditas dan suku bunga tinggi, sehingga kualitas debitur UMKM menurun," ujar Agus.
Faktor lain yang memengaruhi pembengkakan klaim adalah penurunan daya beli masyarakat yang menekan margin usaha pelaku industri kecil.
Selain itu, adanya penyelesaian klaim tertunda turut mendorong peningkatan.
>>> Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0, Peringkat FIFA Naik ke 118
OJK mendorong penyelesaian backlog klaim yang tertunda pada tahun sebelumnya, sehingga pencatatan klaim April 2026 tampak meningkat secara akuntansi.
Konsentrasi portofolio pada sektor rentan seperti perdagangan dan jasa juga mempercepat laju klaim seiring pelemahan konsumsi.
Data OJK menunjukkan aset industri penjaminan menyusut 1,28 persen secara tahunan menjadi Rp46,73 triliun per April 2026.
>>> Kenaikan Suku Bunga BI Tekan Properti Non-Subsidi
Sementara itu, Imbal Jasa Penjaminan (IJP) tumbuh 6,13 persen ke posisi Rp2,73 triliun.
Update Terbaru
Survei Adidaya Institute: 68,2% Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran
Rabu / 10-06-2026, 17:00 WIB
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026, Cepat Dingin dan Hemat Listrik
Rabu / 10-06-2026, 16:56 WIB
Thomas Tuchel Bantah Status Inggris Sebagai Favorit Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 16:56 WIB
Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Dinilai Positif bagi APBN
Rabu / 10-06-2026, 16:56 WIB
Jadwal Imunisasi Influenza Anak untuk Cegah Komplikasi Serius
Rabu / 10-06-2026, 16:56 WIB
Hongqi G919: SUV Off-Road China dengan Tiga Diff Lock dan Tenaga 831 HP
Rabu / 10-06-2026, 16:55 WIB
Menkes Siapkan Ahli Gizi Dukung Langkah Baru Badan Gizi Nasional
Rabu / 10-06-2026, 16:55 WIB
Steven Spielberg Rilis Film Disclosure Day Bertema Alien
Rabu / 10-06-2026, 16:55 WIB
Harga Minyak Dunia Melemah Dipicu Kekhawatiran Suku Bunga AS
Rabu / 10-06-2026, 16:53 WIB
Hati-Hati, Makanan Ini Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Mulut
Rabu / 10-06-2026, 16:53 WIB
AS Masukkan BYD dan Perusahaan China ke Daftar Hitam Militer
Rabu / 10-06-2026, 16:52 WIB
Samsung Suntik Dana 175 Juta Dolar AS ke Element Biosciences
Rabu / 10-06-2026, 16:52 WIB
AS Masukkan BYD dan Perusahaan China ke Daftar Hitam karena Tuduhan Dukung Militer
Rabu / 10-06-2026, 16:52 WIB






