Amerika Serikat bersama tujuh negara mitra menenggelamkan dua kapal pensiunan Angkatan Laut dalam latihan tembak langsung (SINKEX) yang merupakan bagian dari latihan multinasional Rim of the Pacific (RIMPAC).

Kapal yang menjadi sasaran adalah USS Peleliu, kapal serbu amfibi kelas Tarawa, dan USS Mobile Bay, kapal penjelajah rudal kelas Ticonderoga.

>>> Bea Cukai Uzbekistan dan China Perluas Kerja Sama Langsung

Keduanya ditenggelamkan pada 11 dan 17 Juli 2026.

Video yang dirilis oleh Armada ke-3 Angkatan Laut AS menunjukkan kapal-kapal tersebut terkena serangan di atas dan di bawah garis air, dengan semburan api dan air akibat hantaman langsung.

Operasi ini melibatkan unit dari Amerika Serikat, Kanada, Selandia Baru, Australia, Spanyol, Italia, dan Jepang. Beberapa unit helikopter menembakkan rudal ke kapal-kapal yang sudah tidak beroperasi tersebut.

Kedua kapal ditenggelamkan lebih dari 50 mil laut dari pantai Pulau Kauai, Hawaii. Kontingen AS mencakup unit dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Helikopter AH-64 Apache menembakkan rudal Spike Non-Line of Sight ke USS Mobile Bay, sementara Angkatan Laut menggunakan beberapa drone serang satu arah untuk menyerang USS Peleliu.

Drone maritim semacam itu telah digunakan secara luas oleh Ukraina dalam perang yang sedang berlangsung, dan AS baru pertama kali menggunakannya dalam pertempuran bulan ini melawan Iran.

Menurut pernyataan Armada ke-3, SINKEX memungkinkan unit-unit yang berpartisipasi untuk meningkatkan kemampuan dalam taktik, penargetan, dan penembakan langsung terhadap kapal permukaan di laut.

Wakil Laksamana Jeff Jablon, Komandan RIMPAC 2026, mengatakan bahwa SINKEX adalah contoh utama dari kekuatan dan kesiapan yang diciptakan oleh kemitraan.