PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka peluang bagi investor dan pelaku usaha untuk memanfaatkan lahan potensial milik perusahaan melalui platform digital bernama Space by KAI.

Penawaran tanah di berbagai lokasi strategis tersebut dikonfirmasi di Jakarta pada Rabu (10/6/2026).

>>> KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison Jadi Tersangka Korupsi

Perusahaan pelat merah itu tercatat memiliki total aset mencapai 327 juta meter persegi yang tersebar di wilayah sekitar stasiun dan area lainnya.

Manajemen menegaskan bahwa hanya lahan dengan nilai komersial tinggi yang dipromosikan kepada calon mitra.

Informasi mengenai rincian lahan dapat diakses publik melalui situs resmi space. kai.

id.

Digitalisasi ini diterapkan untuk menyederhanakan proses interaksi antara perusahaan dengan calon investor.

>>> AS Masukkan Perusahaan Panel Surya dan Baterai Tiongkok ke Daftar Hitam

"Kalau secara total luas lahan kita ada di 327 juta meter persegi.

Namun dengan space ini, teman-teman akan bisa melihat lokasi-lokasi mana yang punya potensial, punya nilai komersial tinggi," ujar Zuhril di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

EVP of Sales KAI Zuhril Alim memberikan jaminan kepastian hukum terkait seluruh objek tanah yang dipublikasikan dalam sistem tersebut.

Pihak maskapai kereta api memastikan status hukum seluruh tanah komersial itu berada dalam kondisi bersih dan bebas dari sengketa.

>>> Bank Raya Siap Naik ke KBMI 2 Tunggu Regulasi OJK

"Kami sampaikan di dalam space by KAI ini adalah betul-betul aset yang sudah bisa ready untuk dikerjasamakan," terang Zuhril.