DJP Temukan 93.260 Wajib Pajak Indikasikan Hindari Pajak UMKM
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menemukan sebanyak 93.260 wajib pajak terindikasi melakukan pemisahan perusahaan atau firm splitting.
Jumlah tersebut setara dengan 17,21 persen dari total 542 ribu wajib pajak UMKM yang terdaftar.
>>> Panduan Menurunkan Desil DTSEN 2026 dan Cara Cek Status Online
Praktik ini dilakukan dengan memecah satu usaha besar menjadi beberapa entitas hukum agar tetap menikmati tarif Pajak Penghasilan Final sebesar 0,5 persen.
Menurut data DJP, terdapat 28.010 orang pribadi yang menguasai 49.628 badan dengan kepemilikan 2 hingga 4 UMKM.
Selain itu, 1.877 orang pribadi tercatat memiliki 1.185 badan, 45 orang pribadi memiliki 1.493 badan, dan 14 orang pribadi mengendalikan 1.067 badan dengan kepemilikan di atas 51 UMKM.
Modus penyalahgunaan fasilitas ini dilakukan melalui pengelompokan omzet di bawah ambang batas atau bunching.
Wajib pajak badan menahan pelaporan omzet tahunan agar tetap di bawah Rp4,8 miliar untuk menghindari kewajiban pembukuan.
Pemerintah Terbitkan PP Baru
Menanggapi temuan tersebut, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan.
>>> Wasit Somalia Omar Abdulkadir Artan Ditolak Masuk AS, Batal Tampil di Piala Dunia 2026
Regulasi ini tetap mempertahankan fasilitas PPh Final UMKM 0,5 persen dengan batas omzet Rp4,8 miliar per tahun agar tepat sasaran.
Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menjelaskan bahwa pemerintah terus memberikan dukungan kepada UMKM melalui evolusi kebijakan perpajakan.
"Sejak awal, pemerintah terus memberikan dukungan kepada UMKM melalui evolusi kebijakan perpajakan, mulai dari PP 46/2013, PP 23/2018, hingga PP 55/2022.
Setelah evaluasi menyeluruh, PP Nomor 20 Tahun 2026 ini hadir sebagai penyempurnaan agar dukungan pemerintah semakin adil dan tepat sasaran," ujar Bimo.
Otoritas pajak mengimbau pelaku UMKM memanfaatkan layanan edukasi dan pendampingan di Kantor Pelayanan Pajak maupun saluran resmi.
>>> Apple Batasi Fitur AI di Apple Watch Lama, Hanya Model Terbaru yang Dapat Update
"Kami ingin memastikan UMKM kita bertransformasi menjadi usaha yang semakin kuat, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi," tambah Bimo.
Update Terbaru
Christian Gonzalez Ikut Latihan Penuh Patriots di Tengah Negosiasi Kontrak
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Resident Evil 4 Remake Raup 560 Juta Dolar AS, Jadi Remake Terlaris Generasi Ini
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Lucasfilm Siapkan Film Star Wars: Starfighter untuk Rilis 2027
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Padres Hadapi Marlins, Miami Berusaha Akhiri 10 Kekalahan Beruntun
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Imigrasi AS Deportasi Mantan Pemain NFL Kenya Daniel Adongo
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Viruzz Hadapi Gero Arias di Laga Kelima La Velada del Ano 6
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
PlayStation Store dan Jaringan Down, Tanda Masa Depan All-Digital Sony?
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Yen Press Lisensi Tiga Judul Baru: Light Novel dan Manga
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
Kodansha USA Umumkan Lisensi Manga Baru di San Diego Comic-Con
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
5 dari 100 Angkatan Kerja Indonesia Masih Menganggur di 2026, Jakarta Masuk Daftar
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
Indonesia Tegaskan Komitmen Kemitraan Jangka Panjang dengan China
Minggu / 26-07-2026, 02:35 WIB
Debat Hunter Biden dan Nick Fuentes Panas, Bahas Ras hingga Pembunuhan MLK
Minggu / 26-07-2026, 02:35 WIB
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
Minggu / 26-07-2026, 02:34 WIB
Baru Gabung Setengah Musim, Persija Justru Lepas Cyrus Margono
Minggu / 26-07-2026, 02:33 WIB







