Tidak jarang ia meluangkan waktu untuk menyapa para wisatawan dan berfoto bersama para penggemar yang sengaja datang ke lokasi.

Dampak masif dari perbincangan di dunia maya ini membuat sejumlah pemandu wisata di Turki memasukkan kunjungan ke kedai jagung tersebut ke dalam daftar rencana perjalanan tur resmi.

Banyak pembuat konten dan pemengaruh digital turut berdatangan demi memproduksi video baru.

Imbas ketenaran ini juga mendatangkan berbagai penawaran menarik bagi Alper Temel, mulai dari kontrak agensi pemodelan, kesempatan berakting di film dan program televisi, hingga ajakan pernikahan.

Media digital Turki, Fayn Studio, bahkan menyematkan gelar "2025 Man of the Year" kepadanya.

Kendati mendapatkan sorotan besar, pemuda ini menegaskan tekadnya untuk tidak terbuai oleh ketenaran sesaat dan memilih tetap memprioritaskan kelangsungan bisnis keluarganya.

"Sangat berarti ketika orang menunjukkan apresiasi dan kasih sayang kepada kami. Namun di saat yang sama, hal itu juga membawa tanggung jawab besar.

Karena itu saya berusaha tetap fokus pada pekerjaan," katanya.

Alper Temel berharap perhatian besar dari publik internasional ini bisa menjadi sarana positif untuk mempromosikan pariwisata negara Turki ke panggung dunia.

"Saya ingin orang-orang datang dan merasakan keberagaman, keindahan alam, serta masyarakat di sini.

>>> Investor Asing Catat Net Sell Rp2,75 Triliun di BEI, BBRI Paling Dibuang

Bagi kami, mereka yang datang dari luar negeri bukanlah turis, melainkan tamu yang harus kami sambut dengan sebaik mungkin," tutur Temel.