Investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp2,75 triliun pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/6/2026).

Aksi pelepasan saham oleh investor internasional tersebut berpusat pada enam saham utama di pasar reguler, berdasarkan data BEI yang bersumber dari Stockbit Sekuritas.

>>> realme P4R 5G Resmi di India: Baterai 8000mAh, Layar 144Hz, Harga Mulai Rp 3,5 Juta

BBRI Paling Banyak Dilepas

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi saham yang paling banyak dilepas dengan nilai net sell mencapai Rp461,4 miliar.

Transaksi pada saham BBRI melibatkan volume sebanyak 162,4 juta saham berdasarkan perhitungan harga rata-rata sesi I.

Meskipun menghadapi tekanan jual signifikan dari investor asing, harga saham BBRI tetap naik 2,1 persen ke level Rp2.850.

Selain BBRI, investor asing juga banyak melepas kepemilikan pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai bersih Rp315 miliar untuk volume 159,9 juta saham.

Berbeda dengan BBRI, harga saham TPIA mengalami penurunan tipis 1,2 persen menuju posisi Rp1.930.

Sektor Perbankan Dominasi Jual Asing

Sektor perbankan kembali mendominasi aksi jual asing melalui saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net sell Rp279,7 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp165,9 miliar.

>>> Indonesia Berpeluang Besar Sabet Gelar Juara di Australian Open 2026

Volume perdagangan masing-masing saham tersebut mencapai 52,1 juta saham untuk BBCA dan 39,8 juta saham untuk BMRI.

Tekanan jual asing tidak menghalangi penguatan harga kedua saham bank besar tersebut, di mana BBCA melonjak 5,8 persen ke Rp5.450 dan BMRI menguat 1,9 persen ke Rp4.170.