Jika memilih tenor selama 2 tahun, beban angsuran menjadi Rp 6.478.000 per bulan.

Bagi konsumen yang mengambil jangka waktu 3 tahun, biaya cicilan tercatat senilai Rp 4.437.000 per bulan.

Sementara untuk pilihan tenor 4 tahun, jumlah pembayaran bulanan berada di angka Rp 3.541.000.

Opsi jangka waktu terpanjang selama 5 tahun menawarkan nilai angsuran paling rendah, yaitu Rp 3.247.000 per bulan.

Kepastian mengenai nilai jual final dari kendaraan listrik ini masih harus menunggu momentum peluncuran resminya.

Prosesi peluncuran tersebut dijadwalkan berlangsung pada ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang digelar Juli mendatang.

Informasi dari tenaga penjual menyebutkan bahwa seluruh angka simulasi saat ini sifatnya masih berupa estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti keputusan resmi pabrikan.

>>> Korlantas Polri Ungkap Arti Perbedaan Warna Sampul BPKB Kendaraan

Apabila nantinya resmi dipasarkan dalam rentang Rp 210 juta hingga di bawah Rp 230 juta, model ini berpotensi menjadi salah satu opsi mobil listrik paling terjangkau di pasar domestik.