Mantan Pemulung Nasikhin Raih Gelar Doktor Cumlaude di UIN Walisongo
Nasikhin, seorang mantan pemulung, berhasil meraih gelar Doktor Studi Islam dengan predikat cumlaude di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.
Sidang terbuka digelar pada Rabu, 10 Juni 2026.
>>> Menkeu Purbaya: Dampak Kenaikan Harga Pertamax Minim
Ketua sidang, Prof. Musahadi, mengumumkan kelulusan Nasikhin dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89. Ia menjadi doktor ke-409 yang diluluskan oleh UIN Walisongo Semarang.
Masa lalu Nasikhin penuh perjuangan. Ia aktif memulung bersama ibunya di jalanan pedesaan dari tahun 2012 hingga 2017.
Sang ibu membeli buku bekas kiloan seharga Rp 1.000 atau menerima sumbangan warga untuk dijual kembali.
Sebelum buku-buku itu diserahkan ke pengepul, Nasikhin selalu menyempatkan diri membaca seluruh materi. Aktivitas ini membangun kemampuan literasi, daya analisis, dan kecintaannya pada pendidikan formal.
Keterbatasan ekonomi tidak menghentikan langkahnya. Ia berhasil mendapatkan Beasiswa Bidikmisi untuk kuliah sarjana gratis di UIN Walisongo.
>>> 5 Big Match Fase Grup Piala Dunia 2026 yang Wajib Ditonton
Program magister ditempuh lewat Beasiswa Lulusan Sarjana Terbaik, dan program doktor melalui Beasiswa Indonesia Bangkit dari Kementerian Agama.
Setelah lulus magister, Nasikhin mengabdi sebagai Dosen Luar Biasa di UIN Walisongo Semarang.
Sejak 2022, ia telah mempublikasikan 131 karya ilmiah, termasuk kolaborasi internasional dengan peneliti Malaysia dan Thailand.
Rekam jejak risetnya mencakup 12 artikel ilmiah yang tembus indeks Scopus kategori Q1, Q2, dan Q3. Nasikhin memiliki H-Index Scopus 4 dan H-Index Google Scholar 15.
Disertasi doktoralnya berjudul "Literasi Artificial Intelligence dan Implikasinya dalam Pengembangan Keterampilan Abad 21 (Studi Kasus pada Mahasiswa Pendidikan Agama Islam di UIN Walisongo Semarang dan UII Yogyakarta)".
>>> BI Wajibkan Bank Salurkan Kredit UMKM dan Pangan, Beri Insentif GWM
Penelitian ini menekankan pentingnya penguasaan literasi kecerdasan buatan bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam agar tidak terjebak dalam ketergantungan teknologi tanpa fondasi epistemologis.
Update Terbaru
Clavicular Dibanting ke Aspal saat 'Penangkapan Warga' di Miami
Minggu / 26-07-2026, 01:35 WIB
John Herdman Tantang Pemain Lokal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Buktikan Layak
Minggu / 26-07-2026, 01:35 WIB
Milos Joksic Bawa Filosofi Disiplin dan Penguasaan Bola ke Garudayaksa FC
Minggu / 26-07-2026, 01:31 WIB
Tahun 536: Tahun Terburuk Sepanjang Sejarah Manusia?
Minggu / 26-07-2026, 01:31 WIB
Kejagung Terima Emas 74 Kg dan Valas Ratusan Miliar dari Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Minggu / 26-07-2026, 01:31 WIB
CCTV Rusak, Polisi Kesulitan Cari Rekaman Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone
Minggu / 26-07-2026, 01:30 WIB
Komdigi Gandeng Google Bangun Ekosistem Digital Aman untuk Anak
Minggu / 26-07-2026, 01:30 WIB
Rayakan Hari Anak, Prudential Syariah Hadirkan Quinn Salman di #1FamilyFest
Minggu / 26-07-2026, 01:30 WIB
Cara Mengaktifkan 5 Fitur Terbaru Ray-Ban Meta yang Gratis Selama 2026
Minggu / 26-07-2026, 01:22 WIB
Airbus Siapkan A220-300 dengan 160 Kursi, Sertifikasi Ditargetkan 2027
Minggu / 26-07-2026, 01:22 WIB
BLEACH: TYBW Part 4 The Calamity Rilis Video Pembuka dan Penutup
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
State Farm Bawa Gamerhood ke Dream Con dengan Kompetisi Trivia Seru
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
Celtic Imbang 2-2 Lawan AC Milan di Laga Uji Coba
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
Bethesda Pastikan The Elder Scrolls 6 Tak Terpengaruh PHK Xbox, Beri Kabar Terbaru Oblivion Remastered
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB







