Panitia seleksi nasional mengundur pengumuman hasil akhir rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih 2026.

Awalnya dijadwalkan pada 5–7 Juni, kini hasil kelulusan final akan diumumkan pada Rabu, 10 Juni 2026.

>>> Fasset Global Luncurkan Fasset Card untuk Transaksi Stablecoin

Keputusan ini tertuang dalam Pengumuman Nomor 07 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Pengadaan SDM Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih 2026.

Rekrutmen massal ini menyediakan 30 ribu formasi di tingkat nasional, terbuka bagi lulusan D3 hingga S1 dari semua program studi.

Isu Gaji Manajer Kopdes

Publik ramai membicarakan besaran upah bulanan manajer Kopdes yang disebut-sebut mencapai Rp8 juta.

Namun, pihak otoritas belum menerbitkan keputusan resmi mengenai rincian upah. Regulasi pengupahan akan mengacu pada aspek geografis penempatan kerja.

>>> IPO SpaceX US$1,75 Triliun Berpotensi Ubah Aliran Modal Global

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Pembentukan Kopdes Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyebut rekrutmen dilakukan secara terbuka, transparan, dan tanpa pungutan biaya.

Latar belakang pendidikan kandidat terpilih juga menjadi faktor penentu besaran hak finansial. Standar upah diproyeksikan di atas Upah Minimum Regional (UMR) setempat.

Sebagai perbandingan, UMR tertinggi di Indonesia berada di Kota Bekasi sebesar Rp5,69 juta, sedangkan terendah di Kabupaten Banjarnegara Rp2,17 juta.

Dengan demikian, pendapatan manajer Kopdes diperkirakan bergerak antara Rp3 juta hingga lebih dari Rp6 juta, disesuaikan dengan tanggung jawab operasional.

>>> Agensi Konfirmasi Choi Sooyoung dan Jung Kyung Ho Putus Setelah 14 Tahun Pacaran

Untuk staf non-manajerial seperti pengemudi, kasir, dan petugas keamanan, upah bulanan akan disetarakan dengan UMR daerah penempatan.