Fasset Global resmi meluncurkan Fasset Card, sebuah kartu pembayaran yang menggunakan saldo stablecoin.

Kartu ini dapat digunakan di lebih dari 150 juta merchant di seluruh dunia yang terhubung dengan jaringan Visa.

>>> IPO SpaceX US$1,75 Triliun Berpotensi Ubah Aliran Modal Global

Pengguna dapat mengisi saldo langsung melalui dompet digital di aplikasi Fasset Global sebelum bertransaksi. Layanan ini bertujuan memperluas akses keuangan digital dan mendorong inklusi keuangan di negara berkembang.

Hubungan Ekonomi Digital UEA-Indonesia

Peluncuran Fasset Card dinilai mempererat kerja sama ekonomi digital antara Uni Emirat Arab dan Indonesia.

"Fasset merupakan contoh luar biasa dari jembatan ekonomi dan teknologi global antara Uni Emirat Arab dan Indonesia," ujar perwakilan Fasset Global dalam keterangan resmi, Selasa (9/6).

Pada tahun 2026, Fasset Global mencatat pendanaan Seri B sebesar US$ 51 juta.

>>> Agensi Konfirmasi Choi Sooyoung dan Jung Kyung Ho Putus Setelah 14 Tahun Pacaran

Dana tersebut menjadi salah satu investasi terbesar di sektor fintech global dan dialokasikan untuk mempercepat pengembangan Fasset Own Network.

Jaringan tersebut mengintegrasikan lebih dari 50 koridor perbankan. Selain itu, dana investasi juga digunakan untuk menyusun solusi embedded trade finance bagi sektor UMKM.

Infrastruktur keuangan yang dibangun di berbagai pasar berkembang direpresentasikan melalui kehadiran Fasset Card.

>>> Menkeu Purbaya: Dampak Kenaikan Pertamax ke Inflasi Minim

"Tujuan kami sejak awal adalah agar stablecoin dan aset yang ditokenisasi menjadi bagian dari kehidupan finansial sehari-hari bagi semua orang," kata Raafi.