PT Bundamedik Tbk (BMHS) resmi memulai pembangunan jembatan penghubung atau skybridge yang mengintegrasikan layanan antara RSIA Bunda Jakarta dan RSU Bunda Jakarta.

Proyek ini ditandai dengan prosesi groundbreaking pada Rabu (10/6) yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo.

>>> Tiga Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Ditetapkan sebagai PSN

Presiden Direktur BMHS, Agus Heru Darjono, menyatakan bahwa skybridge ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan medis terintegrasi di seluruh ekosistem BMHS Group.

"Jembatan penghubung ini memperkuat kolaborasi dalam ekosistem BMHS Group sehingga mendukung peningkatan keselamatan pasien serta menghadirkan pengalaman perawatan yang lebih konsisten dan berkesinambungan," ujar Agus.

Proyek ini masuk dalam peta jalan pertumbuhan jangka panjang perusahaan dan diharapkan memperkokoh fondasi operasional serta menopang ekspansi layanan medis unggulan.

Skybridge akan menghubungkan dua pilar layanan utama RS Bunda Jakarta, memudahkan mobilitas pasien dan tenaga medis di antara kedua gedung.

RSIA Bunda Jakarta dikenal sebagai pusat rujukan neonatal nasional dengan 10 tempat tidur NICU Level 3 yang menangani bayi berisiko tinggi dengan kawalan dokter subspesialis.

BMHS juga merupakan pelopor program Family Integrated Care (FICare) di Indonesia, yang melibatkan orang tua dalam perawatan bayi prematur.

>>> Pemerintah Matangkan KEK Finansial untuk Tarik Investasi Global

Selain itu, BMHS menjadi pionir layanan bedah robotik di Indonesia, yang telah melayani lebih dari 800 pasien sejak 2012.

"Dengan skybridge, akses pasien ke dua layanan unggulan ini menjadi lebih mudah, aman, dan terkoordinasi dalam satu alur perawatan yang seamless," jelas Agus.

Konstruksi fisik ditargetkan selesai dalam dua pekan ke depan, setelah koordinasi teknis dengan instansi pemerintah rampung.

Nilai investasi masih menunggu finalisasi Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang disesuaikan dengan arahan Dinas Kebudayaan.

"Kami masih menunggu RAB dan segala macamnya. Mudah-mudahan pasti tercakup dalam capex yang sudah kita budgetkan," kata Agus.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 11 - 14 Juni 2026

Manajemen BMHS memproyeksikan skybridge dapat beroperasi fungsional pada akhir tahun 2026, membawa dampak positif bagi efisiensi kerja tenaga medis dan kenyamanan pasien.