Tingkat kekebalan yang terbentuk masih dalam kategori moderat, namun dinilai menjanjikan untuk pengembangan lanjutan. Riset ini melibatkan kolaborasi antara Cambridge dan perusahaan bioteknologi DIOSynVax.

Sinergi teknologi ini diharapkan memangkas waktu pembuatan vaksin yang biasanya memakan waktu lebih dari sepuluh tahun hingga siap edar.

Potensi Pencegahan Wabah Ebola dan Flu Burung

Para ilmuwan meyakini efektivitas sistem AI ini dapat diterapkan pada kelompok patogen mematikan lain. Virus Ebola serta flu burung H5N1 menjadi target potensial berikutnya.

>>> PT GLI Bantah Giorgio Antonio sebagai CEO Perusahaan

Sistem pencarian AI berfokus pada struktur inti yang selalu dipertahankan virus untuk bertahan hidup. Pola cetak biru tersebut membuat vaksin rancangan AI tetap ampuh meskipun virus terus bermutasi.