PT Global Loyalty Indonesia (GLI) memberikan klarifikasi terkait status Giorgio Antonio. Perusahaan menyatakan bahwa kekasih Sarwendah itu bukan CEO atau pemilik saham di GLI.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi PT GLI. Dalam keterangannya, Giorgio Antonio Chandra tidak memiliki hubungan struktural maupun kepemilikan saham di perusahaan.

>>> Lintasarta Luncurkan Intelligent Core untuk Percepat Adopsi AI di Indonesia

Kehadiran Giorgio di kantor GLI pada tahun 2025 lalu hanya sebagai bintang tamu dalam salah satu acara yang diselenggarakan perusahaan.

Hal ini meluruskan informasi yang beredar di media sosial.

Sebelumnya, publik kerap menyebut Giorgio sebagai CEO PT GLI. Namun, aktivitas live streaming yang dilakukannya tidak mencerminkan profesi tersebut.

>>> Telkomsel dan TVRI Sediakan Paket Bola Gembira MAXStream TV Piala Dunia 2026

Dalam sebuah siaran langsung bersama Sarwendah, Giorgio sempat mengaku sebagai CEO dan memiliki beberapa perusahaan. Namun, ia enggan menyebutkan nama perusahaannya.

Klarifikasi PT GLI ini memperkuat keraguan publik terhadap pernyataan Giorgio. Sorotan terhadap dirinya semakin tajam setelah video Sarwendah viral dan menuai kritik.

Dalam video tersebut, Sarwendah terlihat berada di sebuah ruangan dan menyebut seseorang dengan kata 'cong'. Ia kemudian meminta maaf secara terbuka tanpa menyebut video spesifik yang dimaksud.

>>> AGIBOT Gelar APC 2026 di Jakarta, Perkuat Ekosistem Robotika Indonesia

"Saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak," ujar Sarwendah.