Penyesuaian Harga Pertamax Dinilai Kurangi Beban APBN
PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300/liter menjadi Rp16.250/liter per 10 Juni 2026.
Langkah ini dinilai dapat mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang selama ini menanggung kompensasi selisih harga.
>>> Saham Dian Swastatika Sentosa Melonjak 16 Persen dalam Perdagangan Sesi I
Investment Analyst Lead Stockbit Sekuritas, Edi Chandren, menyatakan kenaikan harga Pertamax memberikan sinyal kedisiplinan terkait harga energi.
Meski demikian, ia mengakui masih ada ketidakjelasan mengenai hubungan langsung antara kenaikan ini dengan APBN.
Dampak pada Kelas Menengah
Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai kenaikan 32% ini akan memukul kelas menengah rentan.
Direktur Kebijakan Publik Celios, Media Wahyudi Askar, khawatir masyarakat terpaksa beralih ke Pertalite yang bersubsidi.
Menurut Media, pengguna Pertamax tidak hanya orang kaya, tetapi juga pekerja, guru, dan ojek online.
Kenaikan harga yang terlalu jauh memaksa mereka memilih antara membayar lebih mahal atau turun ke Pertalite.
Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, menambahkan bahwa pelemahan rupiah hingga Rp18.000/US$ membuat biaya impor migas semakin mahal.
>>> Iran Serang Pangkalan Militer AS di Yordania dan Teluk
Simulasi sensitivitas menunjukkan kegagalan mengendalikan kurs dapat menambah belanja negara Rp91,5 triliun.
Kompensasi dan Subsidi Energi
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan penyesuaian harga dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah.
Harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar tetap dipertahankan masing-masing Rp10.000/liter dan Rp6.800/liter.
Sebelumnya, Pertamina menahan harga Pertamax di Rp12.300/liter sejak April 2026, sementara harga keekonomian mencapai sekitar Rp17.000/liter.
Selisih tersebut ditanggung Pertamina terlebih dahulu, lalu dikompensasi pemerintah.
Anggaran subsidi dan kompensasi energi Indonesia pada 2026 dipatok Rp381,3 triliun untuk BBM, LPG 3 kg, dan listrik.
Dengan kenaikan Pertamax, beban APBN diharapkan berkurang.
>>> Atletico Madrid Tolak Tawaran Rp3,1 Triliun dari Real Madrid untuk Julian Alvarez
Berikut daftar harga BBM Pertamina di Pulau Jawa per 10 Juni 2026: Pertamax Rp16.250/liter, Pertamax Turbo Rp20.750/liter, Pertamax Green 95 Rp17.000/liter, Dexlite Rp23.000/liter, Pertamina Dex Rp24.800/liter, Pertalite Rp10.000/liter, dan Solar Rp6.800/liter.
Update Terbaru
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 27 Juli - 2 Agustus 2026
Minggu / 26-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 27 Juli - 2 Agustus 2026
Minggu / 26-07-2026, 04:00 WIB
Harga Porsche 911 Bekas Turun Rp 224 Juta, Mobil Listrik Bekas Justru Naik
Minggu / 26-07-2026, 03:49 WIB
AS dan Negara Mitra Tenggelamkan Dua Kapal Angkatan Laut Pensiunan dalam Latihan RIMPAC
Minggu / 26-07-2026, 03:46 WIB
Bea Cukai Uzbekistan dan China Perluas Kerja Sama Langsung
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Mike Vrabel Buka Kamp Latihan Patriots, Fokus ke Musim Baru
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Tigers Incar Kemenangan Seri dengan Casey Mize di Gundukan
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
San Pedro FC Pindahkan Laga Debut ke Stadion Marquesa Akibat Sertifikasi Tertunda
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Podcaster Ramal Karier Dianna Russini sebagai Insider NFL Berakhir
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
BCA Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate, Ini Posisi dan Syaratnya
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Pura-pura Dibegal demi Klaim Asuransi, Pria di Jakbar Tusuk Tangan Sendiri
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Kronologi Juru Bicara IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Lokasi Semua Skull dan Terminal di Level Pertama Halo Campaign Evolved
Minggu / 26-07-2026, 03:40 WIB
Sega Janjikan Perayaan 30 Tahun Persona yang Meriah Setelah Pengungkapan Persona 6
Minggu / 26-07-2026, 03:40 WIB







