PT Rukun Raharja Tbk berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas perdagangan saham dengan kode emiten RAJA di Bursa Efek Indonesia.

>>> Australian Open 2026: Leo/Daniel dan Alwi Farhan Lolos ke Babak Kedua

Manajemen perusahaan penyedia infrastruktur gas ini menilai harga saham RAJA yang sudah relatif tinggi menjadi alasan utama.

Berdasarkan harga penutupan per 12 Mei 2026, saham RAJA berada di level Rp4.170 per lembar.

Harga tersebut membuat nilai investasi minimal untuk satu lot saham menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor. Hal ini disampaikan manajemen RAJA dalam keterbukaan informasi, Rabu (10/6/2026).

Tujuan dan Jadwal Stock Split

Aksi korporasi ini bertujuan memacu likuiditas perdagangan saham dan membuat harganya lebih terjangkau bagi investor ritel.

>>> Argentina Tekuk Islandia 3-0 dalam Laga Uji Coba Terakhir Jelang Piala Dunia

Manajemen berharap kebijakan ini mampu memperluas basis pemegang saham serta mendukung perdagangan yang lebih efisien dan teratur.

Persetujuan pemegang saham akan diminta melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 23 Juni 2026.

Jika disetujui, perdagangan saham RAJA dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan negosiasi akan berakhir pada 13 Juli 2026.

Akhir perdagangan dengan nominal lama di pasar tunai jatuh pada 15 Juli 2026.

>>> Yandex Luncurkan Solusi AI Baru untuk Operator Telekomunikasi di Indonesia

Proses recording date hasil stock split dijadwalkan pada tanggal yang sama, disusul pendistribusian saham nominal baru dan awal perdagangannya pada 16 Juli 2026.