Perdana Menteri Sanae Takaichi dinilai menjadi faktor yang mempersulit upaya BOJ menormalkan kebijakan moneter.

Jika BOJ tidak menaikkan suku bunga bulan ini, sekitar 75% responden menilai pasar akan menganggap perdana menteri menciptakan hambatan besar.

Fokus lain dalam pertemuan BOJ adalah pembaruan rencana pembelian obligasi bulanan untuk tahun fiskal yang dimulai April 2027.

Nilai pembelian obligasi BOJ diperkirakan turun menjadi sekitar 2,1 triliun yen per bulan.

Mayoritas analis memperkirakan bank sentral akan memperlambat laju pengurangan pembelian obligasi bulanan.

Sebanyak 44% responden memperkirakan BOJ akan menghentikan pengurangan, sementara 36% memperkirakan pengurangan berlanjut dengan laju lebih lambat.

Sebanyak 18% lainnya menilai pengurangan akan tetap dilakukan sebesar 200 miliar yen per kuartal.

>>> Morinaga Gold Hadirkan Door of Future Surprise, Berhadiah Liburan ke Jepang

Perdebatan ini menjadi rumit karena kekhawatiran langkah tersebut dapat menimbulkan kesan bank sentral membantu pemerintahan Takaichi.