OJK: Realisasi Buyback Saham Emiten Baru Capai 30,25 Persen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat realisasi pembelian kembali saham atau buyback oleh emiten masih rendah. Dana yang terserap baru sekitar sepertiga dari total anggaran yang disiapkan.
Berdasarkan data OJK, total dana yang dialokasikan 65 emiten untuk aksi korporasi ini mencapai Rp65,34 triliun.
>>> Kemenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Dana Jamaah oleh Oknum KBIHU
Namun, realisasi hingga saat ini baru Rp17,12 triliun atau setara 30,25 persen.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan perkembangan pemanfaatan instrumen buyback.
Sejak Maret 2025 hingga 18 Mei 2026, tercatat 106 keterbukaan informasi rencana buyback tanpa persetujuan RUPS.
"Dari 65 emiten tersebut, terdapat 64 emiten yang telah melakukan pelaksanaan buyback dengan nilai realisasi sebesar Rp17,12 triliun atau sebesar 30,25%," kata Hasan dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).
Informasi ini merupakan tanggapan OJK terhadap arahan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Sebelumnya, Dasco mengadakan pertemuan dengan jajaran direktur Himbara, Ketua BP BUMN, COO BPI Danantara Dony Oskaria, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk membahas buyback saham bank BUMN.
Berdasarkan rincian data OJK, sebagian besar dana cadangan emiten masih mengendap di kas perusahaan. Anggaran sekitar Rp48 triliun belum dieksekusi untuk menyerap saham di pasar reguler.
Meski serapan dana rendah, kondisi internal emiten dinilai aman. Hasan menjelaskan mayoritas emiten memiliki fondasi bisnis kokoh dan kinerja keuangan yang terjaga secara konsisten.
>>> Pegadaian dan BSN Teken Pembiayaan Modal Kerja Rp1,4 Triliun
Faktor penguat internal ditopang operasional lancar, struktur permodalan sehat, serta prospek pertumbuhan bisnis yang cerah.
"Dalam kondisi pasar yang tertekan, investor akan menilai berdasarkan informasi terpercaya, fundamental, dan valuasi harga saham," ujarnya.
Update Terbaru
Harga BBM BP-AKR dan Pertamina Naik per 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 09:41 WIB
Netflix Siapkan Serial Live Action Scooby Doo Origins Tayang 2027
Rabu / 10-06-2026, 09:41 WIB
Kemendag Wajibkan BUMN Ekspor Miliki IUP Mulai Januari 2027
Rabu / 10-06-2026, 09:41 WIB
Bocoran MacBook Neo 2: RAM 12GB dan Chip A19 Pro untuk AI Lokal
Rabu / 10-06-2026, 09:40 WIB
Bupati Luwu Resmikan Akademi MATAPPA untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja
Rabu / 10-06-2026, 09:40 WIB
Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat 0,57% pada 10 Juni 2026, AKRA dan BBNI Pimpin Kenaikan
Rabu / 10-06-2026, 09:40 WIB
Konflik Timur Tengah Picu Bursa Korea Selatan Anjlok Lebih dari 2 Persen
Rabu / 10-06-2026, 09:40 WIB
8 Pemain Manchester City Berpotensi Hengkang Musim Panas Ini
Rabu / 10-06-2026, 09:37 WIB
5 Tanda Anak Cerdas yang Sering Disalahartikan sebagai Kenakalan
Rabu / 10-06-2026, 09:37 WIB
Bocoran MacBook Neo 2: Laptop AI Murah Apple dengan RAM 12GB
Rabu / 10-06-2026, 09:37 WIB
Pemprov DKI Optimalkan 76.000 Kader Dasawisma untuk Edukasi Pola Asuh Digital
Rabu / 10-06-2026, 09:36 WIB
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.838,20, Didorong Saham Big Cap
Rabu / 10-06-2026, 09:36 WIB
Menjelang Piala Dunia 2026, Analisis Prediksi Tim Juara Mulai Mengemuka
Rabu / 10-06-2026, 09:36 WIB
Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Rp17.926 pada 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 09:36 WIB






