Kemenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Dana Jamaah oleh Oknum KBIHU
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengungkap dugaan penipuan dan penyalahgunaan dana jamaah yang melibatkan oknum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) pada penyelenggaraan haji 2026.
Temuan tersebut mencakup badal haji fiktif, penyelewengan dana dam, dan penggelapan dana kurban yang merugikan jamaah hingga miliaran rupiah.
>>> Pegadaian dan BSN Teken Pembiayaan Modal Kerja Rp1,4 Triliun
Kasus terbesar yang sedang diproses adalah dugaan badal haji fiktif oleh KBIHU dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
KBIHU tersebut menawarkan layanan badal haji sebesar Rp 10 juta per orang kepada 140 jamaah, sehingga total dana yang dihimpun mencapai sekitar Rp 1,4 miliar.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai tarif tersebut tidak rasional dan mengarah pada modus penipuan.
"Badal haji itu jelas penipuan. Karena untuk haji dakhili yang berlaku untuk masyarakat setempat saja, per orang sekitar Rp 40 jutaan.
Jadi tidak mungkin badal haji bertarif Rp 10 juta per orang," ujar Dahnil.
Modus operandi ini diduga dijalankan oleh oknum KBIHU yang bekerja sama dengan mukimin atau warga negara Indonesia yang tinggal di Arab Saudi.
Perkara tersebut terungkap setelah sejumlah jamaah melapor ke Tim Pelindungan Jamaah PPIH Arab Saudi dan KJRI karena tidak mendapatkan bukti pelaksanaan atau tanda terima resmi.
Selain badal haji fiktif, Kemenhaj menemukan indikasi penyimpangan dana dam yang wajib dibayarkan oleh jamaah haji.
Pemerintah Arab Saudi menetapkan penyetoran dana dam harus melalui lembaga resmi Adahi dengan biaya sebesar 720 riyal per orang.
Namun, oknum pengelola diduga tidak menyetorkan seluruh uang tersebut ke Adahi, melainkan membelikan hewan dam lewat jalur mukimin dengan harga lebih murah demi mengambil selisihnya.
Update Terbaru
Milos Joksic Bawa Filosofi Disiplin dan Penguasaan Bola ke Garudayaksa FC
Minggu / 26-07-2026, 01:31 WIB
Tahun 536: Tahun Terburuk Sepanjang Sejarah Manusia?
Minggu / 26-07-2026, 01:31 WIB
Kejagung Terima Emas 74 Kg dan Valas Ratusan Miliar dari Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Minggu / 26-07-2026, 01:31 WIB
CCTV Rusak, Polisi Kesulitan Cari Rekaman Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone
Minggu / 26-07-2026, 01:30 WIB
Komdigi Gandeng Google Bangun Ekosistem Digital Aman untuk Anak
Minggu / 26-07-2026, 01:30 WIB
Rayakan Hari Anak, Prudential Syariah Hadirkan Quinn Salman di #1FamilyFest
Minggu / 26-07-2026, 01:30 WIB
Cara Mengaktifkan 5 Fitur Terbaru Ray-Ban Meta yang Gratis Selama 2026
Minggu / 26-07-2026, 01:22 WIB
Airbus Siapkan A220-300 dengan 160 Kursi, Sertifikasi Ditargetkan 2027
Minggu / 26-07-2026, 01:22 WIB
BLEACH: TYBW Part 4 The Calamity Rilis Video Pembuka dan Penutup
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
State Farm Bawa Gamerhood ke Dream Con dengan Kompetisi Trivia Seru
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
Celtic Imbang 2-2 Lawan AC Milan di Laga Uji Coba
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
Bethesda Pastikan The Elder Scrolls 6 Tak Terpengaruh PHK Xbox, Beri Kabar Terbaru Oblivion Remastered
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
God of War: Laufey Rilis 16 Februari 2027, Game Kratos Baru Dikonfirmasi
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
Amazon Tunda Tomb Raider: Catalyst ke 2028, Petualangan Baru Lara Croft Kian Tertunda
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB







