Pakar nutrisi Whitney Stuart, MS, RD, menambahkan bahwa kandungan tersebut mendukung proses detoksifikasi alami sekaligus menurunkan tingkat peradangan liver.

Kendati demikian, cara penyajian kopi menjadi faktor penentu yang sangat krusial agar manfaat ini dapat diperoleh secara optimal.

Kopi sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan gula, sirup, atau pemanis lainnya, karena bahan tambahan tersebut justru berisiko memicu perlemakan hati.

Menyediakan Proteksi Antioksidan yang Tinggi

Kopi kaya akan kandungan antioksidan kuat, termasuk di antaranya adalah asam klorogenik dan melanoidin.

Komponen antioksidan ini bertugas melawan stres oksidatif, sebuah proses saat molekul radikal bebas yang tidak stabil merusak sel-sel tubuh.

Melalui proses netralisasi radikal bebas, sel-sel hati dapat terlindungi dari kerusakan, sehingga risiko jangka panjang penyakit hati kronis dapat diminimalkan.

Langkah Tambahan Menjaga Fungsi Liver

Di samping meminum kopi hitam tanpa pemanis, beberapa kebiasaan sehat juga perlu diterapkan untuk menjaga efisiensi kerja organ hati.

Langkah pertama adalah menjaga berat badan tetap ideal guna mencegah penumpukan lemak berlebih di liver yang memicu penyakit berkepanjangan.

Langkah berikutnya adalah mengonsumsi makanan padat nutrisi seimbang, seperti buah, sayur, biji-bijian, protein tanpa lemak, serta lemak sehat.

Masyarakat disarankan membatasi makanan tinggi kalori dan karbohidrat olahan untuk menghindari risiko inflamasi pada jaringan hati.

>>> CIMB Group Optimistis pada Prospek Investasi Jangka Panjang Indonesia

Aktivitas fisik atau olahraga secara teratur juga sangat dianjurkan untuk membantu membakar trigliserida sekaligus mengurangi timbunan lemak pada liver.