Piala Dunia 2026 yang akan digelar mulai 12 Juni mendatang menjadi edisi terbesar dalam sejarah. Untuk pertama kalinya, 48 negara akan bertarung memperebutkan trofi paling bergengsi.

Turnamen ini berlangsung di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Format baru diterapkan dengan 12 grup pada fase awal, masing-masing dihuni empat tim.

>>> Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni 2026

Dua tim teratas dari setiap grup lolos otomatis ke babak 32 besar. Selain itu, delapan peringkat ketiga terbaik juga berhak melanjutkan ke fase gugur.

Persaingan di Setiap Grup

Grup A menyajikan persaingan terbuka. Meksiko diuntungkan sebagai tuan rumah, sementara Korea Selatan tak terkalahkan di kualifikasi Asia.

Republik Ceko dan Afrika Selatan berpotensi menjadi batu sandungan. Favorit lolos: Meksiko dan Korea Selatan.

Grup B memiliki rata-rata peringkat FIFA terendah, namun persaingan diprediksi ketat.

Swiss diunggulkan berkat konsistensi, Kanada termotivasi sebagai tuan rumah, Bosnia-Herzegovina menyingkirkan Italia, dan Qatar juara Piala Asia 2023.

Favorit: Swiss dan Kanada.

Grup C memposisikan Brasil sebagai unggulan utama meski performa tak sedominan dulu. Maroko, semifinalis Piala Dunia 2022, menjadi penantang terkuat.

Skotlandia dan Haiti diprediksi berebut peringkat ketiga. Favorit: Brasil dan Maroko.

Grup D menguntungkan Amerika Serikat berdasarkan undian. Pelatih Mauricio Pochettino mengandalkan Christian Pulisic, dengan Turkiye sebagai pesaing terdekat, diikuti Paraguay dan Australia.

Favorit: Amerika Serikat dan Turkiye.

Grup E menjadi panggung kebangkitan Jerman setelah dua kali gagal di fase grup. Ekuador dan juara Piala Afrika Pantai Gading wajib diwaspadai, sementara Curacao debutan penuh kejutan.