Ia memenuhi undangan pemilik Knicks, James Dolan.

Pihak NBA memercayai bahwa Trump merupakan presiden aktif pertama dalam sejarah yang menghadiri langsung pertandingan Final NBA. "The answer is yes — he's invited me, I'm going," kata Trump.

>>> Luis de la Fuente Rombak Skuad Spanyol Kontra Peru

Trump menyatakan telah menyaksikan akhir dari pertandingan Game 1 di mana Knicks tampil sangat dominan atas Spurs.

"I missed the middle because I talk to generals all night long now, but I watched that end of the game and they were dominant," ujarnya.

Trump juga memberikan pujian khusus kepada Knicks karena mampu meredam pergerakan senter andalan Spurs yang memiliki tinggi tubuh sangat mencolok.

"I say, how do you guard this guy? He's 7-foot-5 and he's got a great shot, right?

But they find a way to do it," katanya.

Komisioner NBA Adam Silver membenarkan bahwa Trump sudah sejak lama menjadi penggemar berat Knicks sebelum mencalonkan diri sebagai pejabat publik.

"Donald Trump, before he ever ran for office, he was a big Knicks fan," kata Silver.

Silver menegaskan bahwa kehadiran olahraga dapat menjadi sarana pemersatu di tengah masa persaingan politik. "We can emphasize what we have in common, not what pulls us apart," ujarnya.

Kehadiran presiden aktif ini dipastikan memicu pengetatan keamanan dari Secret Service yang berdampak pada pembatalan acara nonton bareng di luar arena.

Silver mengatakan para penggemar sangat memahami hal tersebut dan menganggapnya menambah kebesaran acara.

Kontroversi Unggahan Lama Josh Hart

Situasi menjelang laga menjadi canggung setelah sebuah unggahan media sosial lawas milik guard Knicks, Josh Hart, kembali viral.

Unggahan bertanggal 7 November 2020 tersebut berisi kritik tajam Hart sesaat setelah jaringan media memproyeksikan kekalahan Trump dalam pemilu presiden dari Joe Biden.

>>> Luis de la Fuente Rombak Skuad Spanyol Hadapi Peru

Hingga menjelang pertandingan dimulai, Josh Hart tidak memberikan tanda-tanda akan menanggapi kembali unggahan masa lalunya tersebut.