IPCM Siapkan Strategi Bisnis untuk Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) menyiapkan strategi bisnis untuk menjaga momentum pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan. Langkah ini diumumkan pada Selasa (9/6/2026).
Perusahaan pelayaran itu menerapkan efisiensi energi dengan memaksimalkan penggunaan energi alternatif di luar bahan bakar minyak (BBM).
>>> Kredit Digital Melesat Saat Daya Beli Kelas Menengah Tertekan
Energi alternatif tersebut meliputi Shore Connection, Harbour Generator, Solar Panel, dan Inverter Technology atau Hybrid.
Selain efisiensi energi, IPCM juga memperluas jaringan layanan. Ekspansi dilakukan di Terminal Khusus (TERSUS) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) melalui kemitraan strategis.
Manajemen perusahaan kini berfokus menambah armada secara selektif untuk mengakomodasi kebutuhan pasar. Langkah ini diharapkan mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.
Pada kuartal I-2026, IPCM mencatatkan pertumbuhan positif. EBITDA naik 1,12 persen secara tahunan (YoY), sementara laba bersih meningkat 3,03 persen YoY.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan arus petikemas Pelindo Group sebesar 2 persen YoY menjadi 4,76 juta TEUs.
>>> Pemerintah Targetkan Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen PDB
Arus penumpang juga naik 13 persen YoY menjadi 5,6 juta orang.
Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, menyatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen memperkuat fundamental dan menjaga kinerja di tengah tantangan global.
Tantangan tersebut meliputi fluktuasi harga bahan bakar dan dinamika nilai tukar rupiah.
"Upaya tersebut kami lakukan selain melalui pengembangan strategi bisnis juga optimalisasi pola operasional, peningkatan efisiensi energi, serta pengelolaan biaya yang efektif," ujar Shanti.
>>> Telkom dan Medco Energi Bagikan Dividen Tahun Buku 2025
Ia menambahkan bahwa langkah ini bertujuan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Update Terbaru
Kim Sang-sik Pantau Langsung Laga Timnas Indonesia vs Mozambik di SUGBK
Selasa / 09-06-2026, 21:36 WIB
Katedral Cologne Jerman Mulai Tetapkan Biaya Masuk Wisatawan
Selasa / 09-06-2026, 21:36 WIB
Kemenhut Dorong Revisi UU Kehutanan untuk Percepat Penyelesaian Konflik Tenurial
Selasa / 09-06-2026, 21:36 WIB
Bandai Namco Rilis Action Figure Naruto Bertema Noir
Selasa / 09-06-2026, 21:36 WIB
Sena Kembalikan Fasilitas Kusuma Food Usai Identitas Aslinya Terbongkar
Selasa / 09-06-2026, 21:35 WIB
XLSmart Targetkan Jaringan 5G Jangkau 88 Kota Akhir 2026
Selasa / 09-06-2026, 21:34 WIB
DPR Dorong Buyback Saham BUMN, Jadi Katalis Positif Pasar Modal
Selasa / 09-06-2026, 21:32 WIB
Samir Perkuat Kerja Sama Bank untuk Jaga Profitabilitas
Selasa / 09-06-2026, 21:32 WIB
Swedia Siap Buktikan Diri di Piala Dunia 2026 Meski Tren Negatif
Selasa / 09-06-2026, 21:32 WIB
Kemenhaj Usut Dugaan Penipuan Haji yang Rugikan Jemaah Rp1,4 Miliar
Selasa / 09-06-2026, 21:32 WIB
Luhut: GovTech Perluas Basis Pajak Lewat Integrasi 64 Juta UMKM
Selasa / 09-06-2026, 21:29 WIB
Rupiah Menguat ke Rp 18.058 Setelah BI Naikkan Suku Bunga
Selasa / 09-06-2026, 21:29 WIB
Volkswagen Caddy Facelift Dapat Layar Golf 12,9 Inci dan Sentuhan Geser yang Kontroversial
Selasa / 09-06-2026, 21:28 WIB
Roberto Martinez Kecewa Rafael Leao Dapat Kartu Merah Lawan Chile
Selasa / 09-06-2026, 21:28 WIB






