PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk membagikan dividen tunai tahun buku sebesar Rp21,9 triliun atau sekitar Rp222,08 per saham.

Dengan harga penutupan pada Selasa (9/6/2026) di Rp2.620 per saham, dividend yield yang ditawarkan emiten pelat merah itu mencapai 5,89%.

>>> Pemilik Kapal Minyak Dunia Cetak Rekor Pesanan Supertanker Baru

Angka tersebut jauh lebih tinggi dari bunga deposito yang ditawarkan perbankan saat ini.

Sementara itu, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) akan membagikan dividen final dari perolehan laba tahun buku 2025 senilai US$87 juta atau setara dengan US$0,0018 per saham.

Pandangan Analis terhadap Dividen di Tengah Pelemahan IHSG

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menilai pembagian dividen saat ini tidak akan dilirik oleh investor dan pelaku pasar.

"Situasi dan kondisi yang ada seperti diabaikan sehingga tidak akan ada perbaikan yang terjadi saat ini.

Sekalipun ada saham yang mampu memberikan dividen menarik, mereka akan menunggu," ucapnya kepada Kontan, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, kekhawatiran terbesar investor adalah IHSG akan dibiarkan mati perlahan atau ada sesuatu yang harus dilakukan untuk memperbaiki kondisi ini.

"Namun karena para pemangku kepentingan juga terlihat tidak melakukan sesuatu dan tekanan jual masih sangat masif, memegang kas akan jauh lebih baik untuk saat ini," kata Nico.

Selain mempertebal posisi kas, instrumen obligasi juga terlihat lebih menguntungkan dibandingkan saham setidaknya untuk saat ini karena memberikan bunga obligasi.

>>> Holding BUMN Farmasi Targetkan Laba Bersih Rp2 Miliar pada 2026

Namun Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai dividend investing mulai menjadi salah satu strategi defensif yang menarik di tengah kondisi penurunan IHSG hingga 20% dalam sebulan terakhir.