Olympique Lyonnais bersama Eagle Football Group mengajukan laporan pidana kepada jaksa di Lyon pekan lalu.

Langkah ini diambil setelah investigasi internal mendeteksi aliran dana tidak wajar senilai beberapa ratus juta euro.

>>> Bank Raya Perkuat Dana Murah Antisipasi Kenaikan BI Rate

Dugaan pelanggaran hukum terjadi di bawah manajemen sebelumnya. Kasus ini mencakup penggelapan dana, publikasi laporan keuangan palsu, dan penyebaran informasi menyesatkan.

Manajemen perusahaan dalam pernyataan resmi pada Senin menjelaskan investigasi internal telah menganalisis seluruh transaksi keuangan. Periode yang diperiksa adalah antara Mei 2023 dan Juni 2025.

Jabatan presiden Lyon saat itu dipegang oleh John Textor. Posisinya kemudian digantikan oleh Michele Kang pada musim panas lalu.

>>> Konflik Lebanon Picu Ancaman Perang Skala Penuh di Timur Tengah

Tuduhan penyelewengan dana ini langsung mendapat bantahan keras dari pihak mantan presiden klub. Perwakilan hukum Textor, Julien Visconti, menyatakan kliennya dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

Langkah hukum yang diambil manajemen Olympique Lyonnais dinilai sebagai respons balik terhadap aksi hukum sebelumnya.

>>> Kontestan MasterChef AS Pukau Gordon Ramsay dengan Roti Canai

Juru bicara Textor mengatakan ini merupakan respons balasan terhadap laporan pidana yang diajukan Textor pada April.