Anggapan kualitas PTN lebih baik juga belum tentu demikian," kata Nurmandi.

Tingginya kuota mandiri PTN yang mencapai setengah dari total daya tampung mendorong UMY untuk meminta penataan ulang dari pemerintah.

Regulasi yang lebih terpusat dianggap mampu menciptakan sistem penerimaan yang lebih efisien dan adil.

"Mungkin penerimaan mahasiswa baru bisa disatukan seperti di negara lain. Kemudian kuota mandiri perlu ditinjau kembali, apakah benar meningkatkan kualitas atau tidak," ujar Nurmandi.

Secara internal, UMY mengandalkan pembukaan program studi baru yang sesuai kebutuhan pasar kerja. Beberapa jurusan seperti Psikologi, Bisnis Digital, Ekonomi Islam, dan Kepelatihan Pendidikan Olahraga sudah mulai berjalan.

>>> Rasio Klaim JKN Tembus 108,72 Persen, BPJS Kesehatan Defisit

"Strategi kita secara internal itu menambah prodi-prodi yang kita anggap dibutuhkan masyarakat. Misalnya kepelatihan olahraga, EI, bisnis digital, psikologi, mungkin nanti kriminologi dan peace and conflict," pungkas Nurmandi.