Kejaksaan Agung Lebih Cepat dari KPK, Sidik Korupsi Makan Bergizi Gratis
Kejaksaan Agung (Kejagung) menaikkan status penanganan perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis ke tahap penyidikan pada pekan lalu.
Langkah ini mendahului Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebelumnya telah melakukan penyelidikan.
>>> BI Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp16.800 pada 2027
Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni mantan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung.
Dengan adanya penyidikan oleh Kejagung, KPK terpaksa menunda proses yang sudah berjalan.
KPK Beri Kesempatan Badan Gizi Nasional
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan kepada Badan Gizi Nasional untuk menyusun rencana kerja antikorupsi.
Hal itu berdasarkan rekomendasi yang telah diserahkan sebelumnya.
Menurut Achmad, regulasi melarang adanya dualisme penyidikan dalam satu kasus.
>>> Kapolri Jamin Perubahan Usia Pensiun Tak Hambat Karier Anggota
“Sebetulnya kita memang sudah ada lidik, tapi kemudian APH lain [Kejaksaan Agung] sudah menaikkan prosesnya ke tahap penyidikan, maka secara ketentuan perundang-undangan itu tidak bisa ada dualisme penyidikan,” ujarnya.
KPK kini akan menggelar perkara internal untuk menentukan nasib data yang telah dikumpulkan.
“Apakah data-data itu nanti diberikan ke pihak Kejaksaan? Kita akan menunggu nanti hasil gelar perkara, bagaimana yang diputuskan oleh pimpinan seperti apa,” kata Achmad.
Sebelumnya, KPK menemukan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Program Gizi dalam program tersebut.
>>> Barcelona Incar Cesc Fabregas sebagai Calon Pengganti Hansi Flick
Selain itu, pemantauan lapangan mendapati pendistribusian makanan yang salah sasaran, yakni menyasar anak-anak di daerah dengan gizi cukup.
Update Terbaru
CIMB Niaga Salurkan Kredit Berkelanjutan US$750 Juta ke Vale Indonesia
Selasa / 09-06-2026, 17:08 WIB
Penanganan Malaria Butuh Paradigma Baru, Libatkan UMKM dan Digital
Selasa / 09-06-2026, 17:08 WIB
Adopsi AI Perusahaan Indonesia Tinggi Namun Mayoritas Belum Siap
Selasa / 09-06-2026, 17:08 WIB
PT Tower Bersama Infrastructure Siapkan Capex Rp4 Triliun untuk Ekspansi 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:05 WIB
iQOO Neo 12 Dikabarkan Hadirkan Layar AMOLED 185 Hz untuk Gaming
Selasa / 09-06-2026, 17:05 WIB
Paradoks Adopsi AI di Indonesia: Antusiasme Tinggi, Fondasi Lemah
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Penyelesaian Sengketa Lahan TNI AL dan Masyarakat Pasuruan
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Metrodata Electronics Targetkan Pendapatan Tumbuh 10 Persen di 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Trans Studio Cibubur Promo Tiket Murah Selama Juni 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Pemerintah Batalkan Skema Gross Split di Sektor Pertambangan Mineral
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Dua Jemaah Haji Asal Sumsel Meninggal di Makkah
Selasa / 09-06-2026, 17:00 WIB
Volkswagen Prediksi Penjualan Mobil Bensin Global Merosot Drastis
Selasa / 09-06-2026, 17:00 WIB
Pradiksi Gunatama Realisasikan Capex Rp 26,6 Miliar hingga Mei 2026
Selasa / 09-06-2026, 16:59 WIB
CEO Grab Indonesia Ungkap Strategi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi
Selasa / 09-06-2026, 16:57 WIB






