Sedekah Subuh belakangan menjadi salah satu amalan yang banyak dilakukan umat Islam.

Banyak orang sengaja menyisihkan sebagian rezekinya setiap pagi dengan harapan mendapatkan keberkahan, kelapangan rezeki, serta doa dari para malaikat.

>>> Astra Agro dan BRIN Jalin Kolaborasi Ilmiah untuk Konservasi Biodiversitas

Fenomena ini melahirkan berbagai gerakan sosial dan komunitas yang mengajak masyarakat membiasakan sedekah di waktu Subuh.

Sebagian orang melakukannya dengan memasukkan uang ke kotak amal masjid setelah shalat Subuh, sementara yang lain memilih mentransfer dana ke lembaga zakat sejak dini hari.

Namun, muncul pertanyaan mengenai kepastian waktu pelaksanaannya.

Apakah sedekah tersebut harus dilakukan setelah shalat Subuh, ataukah pemberian sebelum azan Subuh juga tetap termasuk sedekah Subuh.

Keutamaan Sedekah dalam Islam

Dalam Islam, sedekah merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan sangat tinggi.

Allah SWT berulang kali menjelaskan bahwa harta yang dikeluarkan di jalan-Nya tidak akan berkurang, bahkan akan diganti dengan balasan yang lebih besar.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 261: "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir terdapat seratus biji.

Allah melipatgandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui."

Ayat ini menggambarkan bahwa sedekah bukanlah pengurangan harta, melainkan investasi spiritual yang nilainya terus berkembang.

Dalam buku Keajaiban Sedekah karya Yusuf Mansur dijelaskan bahwa sedekah merupakan bentuk keyakinan seorang hamba terhadap janji Allah.

Hal senada disampaikan Syekh Yusuf Al-Qaradawi dalam Fiqh az-Zakah.

Menurutnya, sedekah tidak hanya berdampak pada penerima, tetapi juga membersihkan jiwa pemberi dari sifat kikir, cinta dunia berlebihan, dan ketergantungan kepada harta.