Misteri Dua Pesawat Tak Bertuan di PT Dirgantara Indonesia Belum Terpecahkan
Dua unit pesawat misterius telah terparkir di kawasan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) selama dua dekade terakhir. Hingga kini, identitas pemilik kedua armada udara tersebut belum teridentifikasi secara pasti.
Pesawat-pesawat itu ditempatkan di area terbuka milik PTDI. Akibatnya, kondisi keduanya tampak kotor dan tidak terawat karena pengaruh cuaca.
>>> Tren Modifikasi Motor Listrik: Pemilih Upgrade Baterai untuk Jarak Tempuh Lebih Jauh
Berdasarkan dokumentasi yang dirilis, badan pesawat berwarna kombinasi putih dan hijau. Salah satu pesawat bertuliskan "BURAQ", sementara yang lain bertuliskan "CAMAR".
Penelusuran Pemilik
Manager Komunikasi Perusahaan dan Hubungan Kelembagaan PTDI, Adi Prastowo, menjelaskan bahwa kedua pesawat berlabel Bouraq dan Camar itu masuk ke PTDI sekitar tahun 2005.
Manajemen telah melakukan langkah penelusuran dengan mengirimkan surat resmi kepada pihak yang diduga terkait. "Kami sudah bersurat kepada PT ANI, yang saat ini sudah ganti kepemilikan.
PT ANI sudah menjawab tidak ada kaitan dengan pesawat tersebut," ujar Adi.
>>> Mensesneg Prasetyo Hadi: Fundamental Perbankan RI Sangat Kuat
Informasi awal menyebutkan bahwa pengadaan armada ini melibatkan salah satu BUMN di bidang pembiayaan. PTDI sempat mendatangi kantor PT PANN di Tebet, Jakarta, namun belum ada penjelasan tertulis.
Pada Februari 2026, PT PANN dilikuidasi oleh pemerintah.
Dua pekan lalu, kurator datang ke PTDI dan menyatakan bahwa kedua pesawat tersebut tidak terdaftar dalam catatan aset PT PANN.
Sebagai langkah hukum dan transparansi, PTDI memanfaatkan media sosial resmi untuk mengumumkan temuan ini kepada publik.
>>> Solusi Environment Asia Resmi Masuk Proyek Sampah Jadi Listrik Danantara
"Pengumuman di atas adalah syarat kami dari aspek legal untuk melakukan tindakan selanjutnya. Barangkali ada pemilik sah terakhir atas kedua pesawat tersebut," kata Adi.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







