Pemilik motor listrik masih banyak yang beranggapan kendaraannya tidak perlu perawatan karena tidak memiliki mesin pembakaran internal seperti motor konvensional.

Padahal, kendaraan roda dua berbasis baterai ini tetap memerlukan servis berkala untuk menjaga performa dan mencegah kerusakan yang lebih parah.

>>> Pemerintah Bangun Pabrik Mobil Nasional di Subang pada 2027

Hal tersebut disampaikan oleh Muhlasin, pemilik bengkel spesialis kendaraan listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Menurut Muhlasin, motor listrik merupakan barang bergerak yang digunakan sehari-hari, sehingga komponennya pasti mengalami keausan seiring waktu.

"Sebenarnya perlu servis berkala, karena ini barang bergerak, bukan barang diam seperti TV. Pasti ada servis rutinnya," ujar Muhlasin.

Ia menambahkan, beberapa merek sebenarnya sudah memiliki petunjuk pengecekan pengereman, komstir, kondisi baterai, serta soket dan kabel.

Masalah perkabelan sangat vital di kendaraan listrik. BLDC juga perlu perawatan rutin seperti penggantian seal.

Komponen Vital yang Perlu Diperiksa

Salah satu kekeliruan umum adalah menganggap motor listrik tidak butuh dirawat karena tidak memerlukan ganti oli mesin.

Padahal, sistem pengereman, roda, instalasi kabel, dan motor penggerak tetap wajib diperiksa secara berkala.

Sektor perkabelan dan Brushless DC Motor (BLDC) menjadi komponen vital yang membutuhkan perhatian ekstra.

>>> Pemilik Motor Listrik Mulai Beralih ke Bengkel Umum

BLDC memiliki seal pelindung untuk menahan air dan kotoran. Jika seal mengeras atau aus, risiko kerusakan motor penggerak meningkat.

"Di as roda, ada komponen seal itu ada umurnya. Kalau sudah keras, air bisa masuk ke BLDC," ucap Muhlasin.

Pemeriksaan rutin juga harus menyasar soket, kabel, dan konektor karena gangguan kelistrikan sering berawal dari koneksi longgar, berkarat, atau terpapar air.

Deteksi dini melalui pengecekan berkala penting agar masalah tidak membesar dan memicu biaya perbaikan mahal.

Karena mayoritas produsen belum menetapkan standar interval servis, bengkel biasanya memberikan panduan berdasarkan intensitas pemakaian.

Pemilik motor listrik disarankan melakukan pengecekan menyeluruh minimal setiap enam bulan sekali.

Bagi kendaraan dengan mobilitas harian tinggi, seperti ojek online, interval pengecekan sebaiknya setiap bulan.

"Tergantung brand kualitas seal-nya. Kami mengedukasi pelanggan untuk check up setiap 6 bulan sekali," kata Muhlasin.

>>> TVS Siapkan Skutik Premium 160 cc untuk Saingi Aerox dan Vario

"Tapi kalau untuk yang mobilitasnya tinggi seperti ojek online, harusnya setiap bulan. Kalau cuma buat emak-emak ke pasar atau sekolah, bolehlah 6 bulan sekali."