Waktu Terbaik Melihat Hujan Meteor Arietid 10 Juni 2026, Catat Jamnya
Hujan meteor Arietid akan mencapai puncaknya pada 10 Juni 2026.
Fenomena ini dikenal sebagai salah satu hujan meteor siang hari paling aktif, namun sulit diamati karena sebagian besar meteor muncul saat langit terang.
>>> Daftar Lengkap iPhone yang Dapat Update iOS 27 dari Apple
Meski demikian, masih ada peluang melihat meteor Arietid sebelum fajar. Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah sekitar satu jam sebelum matahari terbit.
Jam Berapa Hujan Meteor Arietid Bisa Dilihat?
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, seperti Pulau Jawa, waktu ideal pengamatan adalah pukul 04.30 hingga 05.30 WIB.
Pada rentang waktu itu, langit masih gelap dan titik radian Arietid mulai muncul di ufuk timur.
EarthSky menyebut periode ini sebagai "dark hour before dawn" atau satu jam terakhir sebelum fajar.
Pengamat disarankan mengarahkan pandangan ke timur dan mencari meteor yang tampak melesat dari rasi Aries.
Meteor jenis earthgrazer—yang tampak melintas panjang dan rendah di dekat horizon—berpeluang terlihat sesaat sebelum fajar.
Mengapa Arietid Sulit Diamati?
Berbeda dengan Perseid atau Geminid yang bisa diamati malam hari, Arietid adalah hujan meteor siang hari.
Puncak aktivitasnya terjadi saat Matahari sudah di atas cakrawala, sehingga langit terlalu terang untuk melihat meteor.
>>> 5 HP Baru Juni 2026: Midrange Makin Mirip Flagship
Data radar menunjukkan laju aktivitas Arietid bisa mencapai 60 meteor per jam, bahkan hingga 200 meteor per jam dalam kondisi tertentu.
Namun angka itu hasil deteksi instrumen, bukan jumlah yang terlihat mata telanjang.
Karena sebagian besar meteor muncul siang hari, jumlah yang benar-benar tampak oleh pengamat biasanya jauh lebih sedikit.
Tips Mengamati Hujan Meteor Arietid
Pilih lokasi dengan horizon timur terbuka dan minim polusi cahaya. Hindari lampu terang, dan beri waktu 20–30 menit bagi mata untuk beradaptasi dengan gelap.
Cahaya Bulan sabit yang cukup terang pada puncak Arietid tahun ini bisa mengganggu.
EarthSky menyarankan memilih posisi yang terlindung dari cahaya Bulan atau menggunakan objek di sekitar untuk menghalangi sinarnya.
Jadi, jika ingin menyaksikan hujan meteor Arietid 10 Juni 2026, pasang alarm lebih awal.
>>> 62 Kode Redeem FF Max 9 Juni 2026: Peluang HP Gratis dan Jersey Pildun
Waktu terbaik adalah pukul 04.30–05.30 WIB, tepat sebelum Matahari terbit dan langit mulai terang.
Update Terbaru
Kejutan, Justin Hubner Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Umumkan Darurat Nasional
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Waketum MUI Peringatkan Koruptor soal Azab dan Siksa Pedih Neraka
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Ciptakan Musik Sendiri
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
VW Sempat Kaji Mesin Bensin untuk ID. Buzz, Tapi Tak Muat
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Ketum MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Efek Juara Piala Dunia, Spanyol Ramai Diserbu Turis China
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Polri Buka Suara soal Pelibatan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
KPK Terima Surat Kejagung untuk Supervisi Kasus Febrie Adriansyah
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Media Vietnam Bantah Klaim Herdman soal Jumlah Pemain Naturalisasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Perang AS vs Iran 5 Bulan, Trump Makin Frustrasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Ekspansi Netflix ke Iklan dan Olahraga Langsung Dinilai Bisa Melemahkan Merek
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural
Jumat / 24-07-2026, 19:42 WIB
Sule Bersyukur Adzam Dekat dengan Suami Baru Nathalie
Jumat / 24-07-2026, 19:39 WIB







