Puasa Daud merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Amalan ini dikenal sebagai puasa yang paling dicintai Allah SWT karena dicontohkan langsung oleh Nabi Daud AS.

>>> San Antonio Spurs Tekuk New York Knicks di Madison Square Garden

Pola pelaksanaannya cukup unik, yaitu dilakukan secara bergantian antara satu hari berpuasa dan satu hari berbuka. Ibadah ini menjadi bentuk latihan spiritual untuk meningkatkan kesabaran.

Puasa sunnah yang dikerjakan secara selang-seling ini berfungsi meningkatkan ketakwaan serta kemampuan mengendalikan hawa nafsu. Dalam ajaran Islam, status hukum ibadah ini adalah sunnah.

Niat Puasa Daud

Niat menjadi syarat penting dalam menjalankan puasa sunnah Daud. Umat Muslim dapat membaca niat ini pada malam hari setelah Magrib hingga sebelum waktu Subuh tiba.

Berikut adalah bacaan niat Puasa Daud pada malam hari: نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى.

Latin: Nawaitu shauma Dauda sunnatan lillahi ta’ala. Artinya: Saya berniat puasa Daud sunnah karena Allah Ta’ala.

Apabila lupa membaca niat pada malam hari, niat masih dapat dilakukan pada pagi atau siang hari sebelum waktu Zuhur.

Syaratnya, pelaku belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak Subuh.

Tata Cara Melaksanakan Puasa Daud

Pelaksanaan Puasa Daud pada dasarnya sama seperti puasa sunnah lainnya. Langkah pertama dimulai dengan membaca niat pada malam hari atau sebelum Zuhur jika lupa pada malam sebelumnya.

>>> The Story Of Buka Pop-Up Store di METRO Plaza Senayan

Selanjutnya, umat Muslim wajib menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa. Waktu penahanan ini dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.